Bau Menyengat Gas Urea Bikin Geger Warga - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Bau Menyengat Gas Urea Bikin Geger Warga

Bau Menyengat Gas Urea Bikin Geger Warga

Written By Mang Raka on Rabu, 03 Agustus 2016 | 15.00.00

LEMAHABANG WADAS, RAKA - Warga dan pejabat pemerintahan desa di Lemahabang mencemaskan bau menyengat selama 45 menit. Tepatnya di Desa Pasirtanjung, Waringinkarya, Ciwaringin, Lemahabang dan Karangtanjung sekitar pulul 09.00 pagi. Bau busuk yang ditimbulkan khawatir berdampak pada kesehatan masyarakat. Tak ayal, saat minggon kecamatan, sejumlah kepala desa langsung melaporkan kejadian tersebut dan menelusuri sumber bau beraroma urea tersebut.
Kata Kasie Trantib Lemahabang Asep Vivar mengatakan udara di Lemahabang yang cerah dicemari oleh bau gas di salah satu perusahaan. Baunya, menyengat di beberapa desa Kecamatan Lemahabang sejak pukul 09.00-09.45 Selasa (2/8) pagi. Sontak kejadian itu langsung menyita perhatian Kepala UPTD Puskesmas dan para kepala desa di Lemahabang yang menelisik darimana sumber bau tersebut. Beredar isu bahwa gas milik PT Pupuk Kujang mengalami kebocoran sampai baunya menyebar, bukan saja ke Lemahabang, tetapi juga Tirtamulya dan Majalaya.
Mengantisipasi dampak buruk, Kepala UPTD Puskesmas langsung siaga, khawatir ada keluhan warga dari hirupan udara yang tidak mengenakan hidung tersebut. Baik balita maupun orang dewasa, bahkan anak-anak yang tengah latihan Paskibraka di halaman kantor kecamatan langsung menggunakan masker sementara. "Infonya sih ada yang bocor di pabrik Kujang, nah bau nya ini terbawa sampai Lemahabang mungkin, dari warga sampai kades mengeluh langsung saat minggon," tandas dia.
Beruntung saja, saat aroma tak tercium lagi, sampai siang hari belum ada laporan warga terkena dampak serius akibat udara tidak enak ini. Namun, pihaknya sudah langsung laporkan kejadian ini ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karawang untuk ditindaklanjuti. "Kita sudah lapor ke BPBD, memang dari informasi yang didapat sumbernya itu dari PT Pupuk Kujang, pantas saja baunya bau Urea," ujar dia.
Diungkapkan Kasubag TU UPTD Puskesmas Lemahabang, Anwar Sanusi, diakuinya masyarakat Lemahabang dikabarkan terganggu lantaran memghirup udara beraroma urea menyengat. Namun itu tidak berlangsung lama. Dirinya tidak tahu, kandungan apa saja yang ada dalam udara yang dikirim dari Cikampek tersebut. "Iya kebawa angin, menyengat tapi cuma sebentar," jelasnya.
Dikonfirmasi, Manager Humas PT Pupuk Kujang, Ade Cahya membantah bahwa telah ada kebocoran gas di pabriknya. Hanya saja Ade menjelaskan bahwa ada komponen mesin yang mati karena electrical failure.
Mungkin saat Start Up mesin, bau itu menyebar. Hanya saja Selasa pagi sebut Ade, kondisinya sudah normal. Mengenai bau yang ditimbulkan, bisa saja karena terbawa angin. "Terimakasih infonya kang. Tapi kita gak ada yang bocor kang, kita sedang menghidupkan pabrik kemarin sempat mati karena electrical failure, Betul saat kami sedang start up, tapi sekarang kondisinya sudah normal, nuhun infona," kata Ade mengklarifikasi. (rud)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template