Arogansi Pindo Deli Runtuh - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Arogansi Pindo Deli Runtuh

Arogansi Pindo Deli Runtuh

Written By Mang Raka on Selasa, 23 Agustus 2016 | 16.00.00

*Perusahaan Bersedia Berbagi Limbah

KARAWANG, RAKA - Arogansi PT Pindo Deli 1 terkait dana Corporate Social Responsibility (CSR), penyerapan tenaga kerja dan limbah yang diproduksi perusahaan itu akhir runtuh. Kemarin (22/8), mereka membuka kran komunikasi dengan warga tiga desa disekitar perusahaan tersebut. Hasilnya, untuk tiga hal itu perusahaan tersebut akan melibatkan warga desa.

Hal itu terjadi setelah berlangsung aksi massa Karang Taruna tiga desa yaitu Desa Adiarsa Timur, Adiarsa Barat dan Desa Warung Bambu bersama Karang Taruna Karawang melakukan aksi bakar ban dan juga tutup jalan di depan PT Pindo Deli 1. Aksi tersebut dilakukan guna menuntut kepedulian perusahaan terhadap CSR, Tenaga Kerja, serta limbah.
Karena cukup lama tidak mendapat respon dari PT Pindo Deli 1, masa yang tergabung dalam Karang Taruna Karawang semakin beringas dan mulai menggoyang pagar yang didalamnya sudah berjejer peti bok mobil. Tidak cukup disitu, masa pun dengan satu komando akhirnya membakar ban persis di depan pintu masuk yang juga diiikuti penutupan jalan oleh massa aksi.
Ketua Karang Taruna Karawang Barat, Soleh, mengatakan aksi demo ini buntut dari tuntutan warga yang tidak kunjung direspon, dan puncaknya hari ini ada demo. "Kita demo untuk menegaskan pada perusahaan kalau masyarakat sudah bosan menunggu. Sementara keberadaan PT Pindo Deli 1 terkesan cuek dan tidak peduli lingkungan," ungkapnya.
Apa yang menjadi tuntutan, Soleh mengatakan, ada tiga tuntutan yang dilontarkan yakni terkait tenaga kerja, CSR dan limbah. "Kita menutut tiga hal, dan perusahaan sangat sulit membuka komunikasi," tegasnya.
Soleh mengatakan PT.Pindo Deli 1 selian membuat sumur di dalam perusahaan yang secara langsung akan berdampak pada volume air disekitar pabrik. Selain itu, saat ini Pindo Deli 1 mengambil air dari Warung Bambu, dan limbah yang langsung dibuang ke Sungai Citarum. "Dampak lingkungan sudah jelas, dan dilain sisi kepedulian perusahaan tidak ada pada warga sekitar," ujarnya.
Ketua Karang Taruna Rengasdengklok, H.Abun Yamin Syam mengakui kedatangan Karang Taruna kecamatan di Karawang untuk mendukung aksi ini. Dimana perusahaan dalam hal ini PT Pindo Deli 1 dinilai arogan. "Hari ini (kemarin, red) kita tidak mengerahkan semua anggota. Namun jika memang diperlukan kita kerahkan seluruh anggota dan cukup untuk mengepung perusahaan ini," kata Abun.
Demikian, setelah melakukan aksi dengan gaya koboi akhirnya pihak Pindo Deli 1 bersedia berkomunikasi. Hasilnya, rekrutmen tenaga kerja akan dilakukan bersama antara PT Pindo Deli 1 dengan tiga desa yang ada dilingkungan perusahaan itu. Selain penyaluran dana CSR yang akan melibatkan tiga desa disekitar. Demikianpun soal limbah perusahaan itu tidak berdaya untuk berbagi dengan Karang Taruna. Sementara terkait penanganan limbah B3 Pindo Deli 1 akan berkordinasi dengan pihak terkait. (dri)

Berbagi Artikel :

1 komentar:

  1. mohon maaf ko dikarawang sampah bertebaran disepanjang jalan bau dan dibiarkan, contoh kawasan wisata walahar sampah bertumpuk bau menyengat, atau sepanjang jalan curug kosambi klari. tolong bupati bupati turun tangan jangan duduk manis aja

    BalasHapus

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template