Antisipasi Konsleting PLN Pangkas Pohon - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Antisipasi Konsleting PLN Pangkas Pohon

Antisipasi Konsleting PLN Pangkas Pohon

Written By Mang Raka on Rabu, 10 Agustus 2016 | 15.30.00

TEGALWARU,RAKA - Perusahaan Listrik Negara (PLN) Kecamatan Tegalwaru, mengantisipasi terjadinya konsleting listrik dengan melakukan penebangan pohon, Selasa (9/8) siang.

Konsleting akibat ranting basah sering mengakibatkan padamnya aliran listrik. Bahkan sering juga kabel terputus akibat tertimpa dahan patah. Sementara patut disayangkan wargapun kurang peduli terhadap persoalan tersebut. Bahkan ada warga yang tidak setuju dahan pohonnya ditebang karena alasan berbuah.
Sementara dituturkan Ade Gudel, petugas PLN, kegiatan penebangan pohon itu sendiri merupakan agenda rutin yang dilakukan sebagai bagian dari perawatan kabel listrik.
"Perawatan kabel listrik melalui upaya penebangan ranting dan dahan pohon merupakan tindakan pencegahan yang di lakukan PLN secara regular dan menjadi agenda tetap PLN," ucapnya.
Perawatan pun menjadi bagian dari standar kerja yang kini di laksanakan. Akan tetapi dirinya berharap warga juga bisa meringan kan juga beban mereka dengan berinisiatif menebang pohon yang dahannya sudah merebak bahkan mengancam kabel listrik. "Jika sudah putus maka yang merugi warga juga karena listrik yang menjadi kebutuhan mereka akan padam. Kesadaran itu perlu di bangun agar listrik tetap hidup dan di rasakan oleh masyarakat secara umum," ucapnya.
Demikian pula dipapar oleh Wawan, koordinator Wilayah Kecamatan Tegalwaru. Tim pencegahan di bagi beberapa wilayah karena Kecamatan Tegalwaru masuk ke zona Karawang kota. Sementara untuk meminimalisasi terjadinya kabel putus oleh hal tehnis seperti  dahan pohon juga pohon tua yang mengancam keamanan kabel. "Tim kami di tebar ke beberapa wilayah agar terlaksana program perawatan kabel. Selain itu juga kami mengindahkan keselamatan kerja agar saat kerja tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Sejauh ini kami bisa melaksanakannya dengan baik serta kemahiran personel PLN sejauh ini sesuai dengan prosedural kerja," terangnya.
Di tempat terpisah, Mahtob (55), warga Kampung Cilalay, Desa Mekarbuana membenarkan bahwa pohon mangga di depan rumahnya di tebang oleh pihak PLN dan dirinya cukup terbantu. Selama ini dia kesulitan karena tidak memiliki tangga. "Saya setuju sekali dengan ada nya pekerjaan itu. Kebetulan di lingkungan saya tidak ada tangga yang tinggi, bukannya tidak mau memangkasnya akan tetapi karena penunjangnya tidak ada, dan pihak PLN kan memiliki peralatan yang mampu menjangkau ujung ranting," paparnya. (yfn)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template