5 Perompak Nelayan Cilamaya Diciduk - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » 5 Perompak Nelayan Cilamaya Diciduk

5 Perompak Nelayan Cilamaya Diciduk

Written By Mang Raka on Kamis, 25 Agustus 2016 | 20.40.00

-3 Speedboat, 2 Senjata Tajam Disita

CILAMAYA KULON, RAKA - Aksi demonstrasi ratusan nelayan Pasirputih, Desa Sukajaya, Kecamatan Cilamaya Kulon, menuntut keamanan selama melaut ke Kementerian Kelautan dan Perikanan, Selasa (23/8) lalu, berbuah hasil.
Lima orang perompak yang biasa beroperasi di perairan laut Obor Intan, Pantai Timur, Kabupaten Tulangbawang, Lampung, ditangkap Petugas Direktorat Polisi Perairan (Polair) Polda Lampung.
Kapolda Lampung Brigjen Pol Ike Edwin mengatakan, barang bukti yang ditemukan tiga unit speedboat, kepiting rajungan sebanyak 784 kilogram dengan hasil lelang sebesar Rp 16 juta, 2 unit senjata tajam, 3 buah timbangan, 3 buah GPS dan uang sebesar Rp 4 jutaan. "Siang ini (kemarin) saya beserta jajaran pejabat utama Polda Lampung bersama perwakilan Dirjen Perairan Tangkap KKP Plt Direktur Jenderal Perikanan M Zulficar Mochtar, Bakorkamla (Badan Kordinasi Keamanan Laut) Brigjen Pol A. Kamil Razak, dan Kasatgas 115 (satgas khusus pengamanan laut) Yunus Husein, serta perwakilan DKP Provinsi Lampung, Lanal Lampung, meninjau lima perompak yang ditangkap," ungkapnya kepada Radar Karawang, Rabu (24/8) kemarin.
Manajer Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pasirputih Waryono mengatakan, aksi demonstrasi Selasa lalu bersama nelayan lainnya di Indramayu, Cirebon dan Brebes yang senasib sepakat bahwa perompakan di laut harus diberantas. Meski tidak berhasil menemui Menteri Susi, namun para pendemo diterima staf-staf Kementerian dan Dirjen Perikanan Tangkap. Hasilnya, ada dua poin penting yang diharapkan bisa terus dikawal. Pertama adalah penumpasan perompakan yang sering dialami nelayan di laut Lampung dan Sumatera. Karena selain ke Istana dan KKP, para korban perompakan ini langsung polisikan perompak di Pol Air Polda Metrojaya. "20 nelayan Pasirputih korban perompakan langsung di-BAP keterangannya," ujarnya.
Tidak cukup sampai disitu, pihaknya juga mengapresiasi aksi cepat Pol Air Polda Metrojaya merespon soal perompakan ini. Karena Rabu sore, langsung turun ke Pasirputih untuk kembali memintai keterangan para korban perompakan. Utamanya soal ciri-ciri pelaku yang bertempat di TPI. Diharapkannya, upaya pengusutan ini bisa tertangani tuntas, agar kenyamanan melaut bisa kembali normal bagi para nelayan Pasirputih. "Nelayan buka LP buat perompak. Alhamdulillah setelah 20 korban nelayan kita dimintai keterangan, Pol Air Polda Metro juga langsung turun ke Pasirputih, untuk menindaklanjuti kesaksian para korban," ujarnya.
Sementara itu, aktivis pemuda asal Pasirputih, Muslim Hafidz mengatakan, tuntutan nelayan Pasirputih akan ditindaklanjuti ke Menteri Susi, sekaligus berkordinasi intensif dengan Kapolri terkait perompakan. "Nelayan ingin aman di perairan Indonesia, makannya perompak itu dilaporkan. Alhamdulillah cepat ditindaklanjuti," pungkasnya. (rud)

Barang Bukti Perompak

  • 3 unit speedboat 
  • Kepiting rajungan sebanyak 784 kilogram Rp 16 juta 
  • 2 unit senjata tajam 
  • 3 buah timbangan 
  • 3 buah GPS 
  • Uang sebesar Rp 4 jutaan


Lokasi Penangkapan
Laut Obor Intan, Pantai Timur, Kabupaten Tulangbawang, Lampung


Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template