45 Ribu Lulusan SMA/SMK Nganggur - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » 45 Ribu Lulusan SMA/SMK Nganggur

45 Ribu Lulusan SMA/SMK Nganggur

Written By Mang Raka on Jumat, 12 Agustus 2016 | 16.00.00

KARAWANG, RAKA - Usaha Pemerintah Kabupaten Karawang menerima langsung lamaran pekerjaan, harus konsisten. Pasalnya, angka pengangguran di Kota Pangkal Perjuangan ini mencapai 114 ribu orang.
Berdasarkan data yang diterima Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) dari Badan Pusat Statistik, mayoritas pengangguran itu lulusan SMA/SMK, yaitu mencapai 45.432 orang. Disusul oleh lulusan SD sebanyak 39.570 orang, dan lulusan SMP 29.002 orang. Padahal, di daerah ini berdiri 1.500 perusahaan. Melihat itu rasanya sulit membayangkan jika jumlah penganggurannya masih di atas ratusan ribu orang. Tahun ini, Disnakertrans hanya menargetkan lapangan pekerjaan untuk 20 ribu orang. Itupun dipastikan tidak seluruhnya porsi kebutuhan industri dipenuhi warga Karawang asli, karena akan banyak pencari kerja dari daerah lain, blusukan ke berbagai perusahaan. "Target serapan tenaga kerja 15 sampai 20 ribu tenaga kerja, itu harus terserap," ujar Kepala Disnakertrans Kabupaten Karawang HA Suroto kepada Radar Karawang, beberapa waktu lalu.
Dikatakan Suroto, saat ini angka pengangguran di Karawang masih tinggi yaitu mencapai 114.004 orang. Jumlah yang diterima Disnakertrans dari data BPS Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) pada Agustus 2014, pengangguran lulusan SD sebanyak 39.570 orang, pengangguran lulusan SMP 29.002 orang, serta pengangguran SMA/SMK 45.432 orang. Sementara itu, jumlah perusahaan di Karawang yang tercatat hingga September 2015 ada sekitar 1.529 perusahaan. "Jumlah perusahaan tersebut berdasarkan wajib lapor ketenagakerjaan," tuturnya.
Persoalan lainnya yakni investasi perusahaan yang lebih mengutamakan padat modal, dan padat teknologi yang menuntut pekerja dengan klasifikasi tertentu. "Jadi perusahaan punya klasifikasi untuk pegawainya, nah kalau pelamar kita tidak sesuai perusahaan tidak mau," tegasnya.
Tak hanya itu, Disnakertrans menganalisa banyaknya jumlah pencari kerja dari luar Kabupaten Karawang, ditambah rendahnya kualitas keterampilan pencari kerja lokal, menimbulkan masalah tersendiri. "Masalah lainnya adalah rendahnya motivasi dan daya juang angkatan kerja dalam bidang wirausaha dan sektor informal," tambahnya. (psn/rk)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template