Warga Sadarkarya Memburu Gas Melon - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Warga Sadarkarya Memburu Gas Melon

Warga Sadarkarya Memburu Gas Melon

Written By Mang Raka on Kamis, 28 Juli 2016 | 13.00.00

Menunggu 2 Jam tak Kunjung Datang

DARANGDAN,RAKA - Kelangkaan gas elpiji ukuran 3 kilogram (gas melon) kembali terjadi di Purwakarta. Kali ini terjadi di Kecamatan Darangdan tepatnya di Desa Sadarkarya, Kecamatan Darangdan.
Dari Pantauan Radar Karawang, Rabu (27/7), terlihat puluhan ibu rumah tangga menyerbu pangkalan gas yang berada di wilayah tersebut. Mereka harus menunggu berjam-jam untuk mendapatkan gas melon. "Saya sudah dua jam nunggu datang gas. Soalnya nyari gas sekarang susah, kita sudah satu minggu kelimpungan mencari ke warung-warung juga sangat sulit," ujar Nining salah satu warga Desa Sadarkarya.
Kondisi ini, menyebabkan harga gas yang diperuntukan masyarakat menengah ke bawah ini mahal. Betapa tidak, di tingkat pengecer harga gas melon tembus Rp 23.000-Rp25.000 per tabung dari harga seharusnya Rp 19.000 per tabung. "Kalau untuk harga yah gak apa-apa yang jelas asal jangan sulit itu ajah. ini mah mau beli saja kita susah," gerutu dia.
Perempuan yang memiliki dua anak itu mengaku, kecewa dengan kelangkaan gas elpiji seakan sudah menjadi persoalan rutin. Jika kondisinya kembali normal, beberapa waktu kemudian gas melon kembali langka. "Sangat disayangkan karena buktinya pemerintah tidak bisa menemukan solusi untuk menengahi persoalan ini,"ujarnya.
Selain gas langka, keberadaan oknum pengusaha pangkalan gas yang menjual gas elpiji 3 kilogram melebihi harga eceran tertinggi (HET) juga menjadi penyebab harga gas melon ini melangit.  Disamping itu, pemerintah juga dianggap tidak bisa menyelesaikan persoalan yang terjadi tersebut. Tidak ada pengusaha pangkalan gas yang ditindak gara-gara menjual melebihi HET yang telah ditetapkan pemerintah daerah setempat.
Dari pantauan Radar Karawang di Kecamatan Darangdan dan Kecamatan Plered, banyak pangkalan yang menjual gas melon melebihi HET. Mereka menjual kepada pengecer seharga Rp 17.000 - Rp 20.000 per tabung. Padahal dalam Surat Keputusan Bupati No.500/kep-798-perek/2014, yang ditetapkan 16 Desember 2014 lalu jelas diatur HET gas elpiji 3 kilogram di tingkat agen Rp 14.500 per tabung, di tingkat pangkalan Rp 16.000 per tabung sedangkan di tingkat pengecer Rp19.000 per tabung. (gan)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template