Warga Dengklok Minta Perbaikan Drainase - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Warga Dengklok Minta Perbaikan Drainase

Warga Dengklok Minta Perbaikan Drainase

Written By Mang Raka on Sabtu, 16 Juli 2016 | 17.00.00

RENGASDENGKLOK,RAKA - Buruknya saluran drainase yang ada di jalan raya menuju Bojong, Desa Rengasdengklok Selatan, tepatnya sepanjang jalan yang dari arah Pasar Rengasdengklok ke arah pemakaman umum dan juga veteran, hampir setiap turun hujan, air langsung meluap. Hal tersebut menjadi keluhan dan kekesalan warga serta pengguna jalan karena membahayakan.
Salah seorang warga, Iwan, mengaku kesal terhadap kondisi drainase yang terkesan dibiarkan. Selain luapan air dari drainase yang tidak berfungsi ini mengganggu jalan karena kebanjiran, kondisi kotor dan banjir ini khawatir berdampak pada kesehatan kulit. Karena air yang keluar dari drainase merupakan air pembuangan rumah tangga. ”Harusnya hal ini tidak perlu terjadi. Jika memang Dinas Cipta Karya belum ada rencana perbaikan. Minimal lakukan normalisasi drainase untuk tidak dibiarkan seperti ini. Bagaiamana pun darinase ini barometer kota Rengasdengklok, jika disini saja dibiarkan bagaimana di pelosok desa,” ungkapnya pada RAKA.
Ditambahkan dia, selain itu, jalan ini menjadi akses ke Pasar Rengasdengklok dan wilayah Rengasdengklok lainnya. Keberadaan jalan yang hampir setiap hari terendam luapan air dari drainase ini akan berdampak pada kesehatan. ”Bayangkan saja, air yang saat ini meluap ke jalan berwarna hijau kehitaman. Sudah jelas ini semua berasal dari air pembuangan rumah tangga. Dan jika setiap hari air ini menggenangi jalan, bisa dibayangkan, selain menggangu aktifitas jalan akan juga menimbulkan penyakit kulit dan akan menjadi sarang penyakit,” jelas Iwan.
Di tempat yang berbeda, warga Krajan Rengasdengklok, Masitoh kepada RAKA mengatakan jika pihak UPTD Cipta Karya yang sebenarnya berada di wilayah banjir terlihat acuh dan tidak peduli. Mereka seolah tidak melihat apa yang terjadi, meski drainase jadi penyebab banjir. ”Drainase Dengklok yang ada di bawah wewenangnya  masa harus dibiarkan begini terus. Lihat juga selain warga dan pengguna jalan. Disini juga yang dilalui drainase ini ada makam umum dan makam pahlawan. Dan setiap banjir kedua makan juga ikut terendam, dimana perhatian UPTD Cipta Karya dalam hal ini,” tanya Masitoh.
Tambah Masitoh, harusnya kondisi ini sudah bisa disikapi dengan cepat, karena selain ada alokasi perbaikan sudah pasti ada alokasi perawatan drainase. ”Jangan karena warga tidak tahu kalau ada biaya perawatan. Terus kondisi seperti ini dibiarkan dengan alasan belum ada anggaran perbaikan. Terlalu naïf apa yang dilakukan UPTD Dinas Cipta Karya Rengasdengklok yang kelihatan banget tidak ada fungsinya,” kesal Masitoh. (fah)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template