Tembok Setinggi 2 Meter Roboh - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Tembok Setinggi 2 Meter Roboh

Tembok Setinggi 2 Meter Roboh

Written By Mang Raka on Jumat, 01 Juli 2016 | 12.00.00

PANGKALAN,RAKA - Pagar tembok yang mengelilingi areal tanah salah satu perusahaan swasta di wilayah Kampung Kereteg Desa, Taman mekar dipermasalahkan warga. Pagar itu roboh dan materialnya menutup akses jalan hingga warga pun akhirnya terpaksa membenahi pagar itu.

Pantauan RAKA, Kamis (30/6), hampir 5 meter pagar beton dengan ketinggian hampir 2 meter itu ambruk. Beruntung tidak ada warga yang melintas di jalan tersebut, namun beberapa material malah menutup akses jalan warga yang lebarnya hanya beberapa meter saja hingga warga pun bersama-sama membersihkan puing-puing tembok beton itu.
Berdasarkan informasi, tembok tersebut dibangun oleh perusahaan tidak dikenal untuk memagari lahannya.
Warga setempat Agam (40) mengatakan, tembok itu ambruk saat berlangsung hujan deras disertani angin kencang yang menerpa tembok. Sebelumnya memang sempat terdengar suara keras dan hanya beberapa kejap disusul robonya sebagian pagar tembok tersebut. "Untung nya saat kejadian pada malam hari dan tidak ada warga yang melintas hingga tidak menimbulkan adanya korban," jelasnya.
Hal senada dikatakan Yana (30), dengan robohnya tembok itu membuat akses warga menuju dan ke kampung tersebut menjadi terhalang, hingga beberapa warga memutuskan melakukan pembenahan secara gotong-royong. Hingga akhirnya jalan pun bisa dipergunakan oleh warga. "Kalau tidak secepatnya dibersihkan dari material pagar kemungkinan warga yang melintas akan kesulitan menggunakan jalan tersebut. Dan beberapa material pun akhirnya diurug saja ke jalan utama agar bisa dipergunakan juga," tandasnya, seraya menambahkan pemiliknya tidak tidak tinggal di desa itu.
Rodiah (29) saksi mata menerangkan, kejadian robohnya tembok itu sekitar malam hari tepatnya jam 12 malam. Dirinya tengah mempersiapkan kebutuhan untuk melangsungkan makan sahur dan selang beberapa lama ada bunyi seperti barang yang terjatuh. Dirinya melihat tumpukan material sudah menumpuk di pertengahan jalan utama menuju ke perkampungan warga.
"Memang jalan itu ketika malam hari atau dini hari jarang sekali ada warga yang melintas. Kebanyak banyak menggunakan jalan di pagi dan sore hari dan itupun karyawan yang bekerja di kawasan industri, karena jalan tersebut menjadi jalan lintasan yang cukup dekat jarak tempuhnya. Soal siapa pemilik pagar itu setahu itu dia pengusaha asal Jakarta," katanya. (yfn)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template