Satu Sekolah Satu Perusahaan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Satu Sekolah Satu Perusahaan

Satu Sekolah Satu Perusahaan

Written By Mang Raka on Sabtu, 16 Juli 2016 | 15.30.00

TELAGASARI, RAKA - Usai lebaran, volume pencari kerja di Karawang meningkat seiring ratusan siswa SMA/SMK dinyatakan lulus akhir Mei lalu. Namun, banyaknya lulusan pendidikan di Karawang belum menjamin angkatan kerja di Karawang terserap maksimal. Formulasi Balai Latihan Kerja (BLK) yang melekat dengan SMK Favorit, disarankan agar Pemkab tidak saja mengurusi CSR satu perusahaan satu lembaga pendidikan, tetapi juga satu perusahaan mendampingi satu sekolah. Agar lulusan yang dibekali kompetensi perusahaan bisa terserap secara nyata.
Kata Pengurus Pimpinan Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Karawang, Andri Permana bahwa kompetensi sekolah bisa diuji dengan seberapa besar serapan tenaga kerja di perusahaan, namun setiap lulusan SMA/SMK di Karawang tercecer ke berbagai perusahaan sehingga tidak linier dengan kemampuan mereka. Sehingga pada akhirnya berpeluang menciptakan pengangguran baru.
Menurutnya, Pemkab sejauh ini sudah memiliki bekal Perda Nomor 1 tahun 2011 kaitan tenaga kerja Karawang yang dijatah 60:40, ditambah lagi dengan program satu perusahaan satu CSR. Namun, disarankannya, agar konsepnya dirubah menjadi satu perusahaan mendampingi satu atau dua SMA/SMK agar kompetensi keahlian bisa cepat diserap.
Dengan begitu, perusahaan diuntungkan dengan SDM warga Karawang asli tanpa harus seleksi lagi, itu juga untuk mencegah praktek-praktek calo yang selama ini merugikan pencari kerja dan nama baik perusahaan itu sendiri. "Satu perusahaan satu Sekolah itu jangan cuma diberlakukan di CSR, karena perusahaan elit itu sering dirampas sekolah yang dekat dengan lingkungan teras saja, tapi ada baiknya juga diberlakukan dalam mendampingi sekolah," ungkap dia.
Lebih jauh ia menambahkan, SDM lulusan Karawang selama ini jarang dilirik perusahaan, karena hanya melalui BLK tahunan saja. Maka jika setiap sekolah didampingi dengan minat dan keahlian perusahaan yang dibutuhkan, ia yakin setiap tahun akan kontinyu menyerap tenaga kerja. Untuk itu, Pemkab Karawang terus Andri, jangan cuma berfokus pada pertumbuhan industri demi menaikan pertumbuhan ekonominya saja, sementara tren angkatan kerja setiap tahun selalu minim. Karenanya, perusahaan besar dewasa ini lebih banyak memilih membuat SMK ketimbang SMA/SMK yang sudah ada di Karawang. Jika demikian, ini akan terus mengancam lulusan SMA di Karawang karena rendah mendapatkan kesempatan kerja. "Banyak industri lebih milih bikin sekolahan sendiri, ketimbang nebeng dengan SMK yang sudah ada di Karawang," tandas dia. (rud)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template