Program Beras Perelek Rentan Diselewengkan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Program Beras Perelek Rentan Diselewengkan

Program Beras Perelek Rentan Diselewengkan

Written By Mang Raka on Sabtu, 30 Juli 2016 | 16.00.00

PURWAKARTA,RAKA - Pendistribusian Beas (beras) Perelek dianggap tidak jelas. Koordinator Gerakan Moral Masyarakat Purwakarta (GMMP) Hikmat Ibnu Aril mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta, mengintruksikan setiap desa untuk mengumumkan pendistribusian beras yang berasal dari perelek warga tersebut.
Beras perelek sendiri merupakan adat masyarakat Sunda, dimana setiap warga mengumpulkan beras di masing-masing rukun tetangga (RT). Beras yang terkumpul didistribusikan kembali pada masyarakat tidak mampu. Program ini dihidupkan kembali oleh Pemkab Purwakarta sejak Februari lalu. "Program ini bagus, menghidupkan kembali kultur masyarakat Sunda yang sebelumnya hampir terlupakan. Tapi harus jelas, harus dilaporkan pada bupati pada masyarakat luas pendistribusiannya sudah sampai sejauh mana," ujar Hikmat, di Jalan KK Singawinata, kemarin.
Selama ini, kata dia, yang dilaporkan hanya sebatas jumlah beras di masing-masing kecamatan laporannya diterima dari setiap kepala desa. "Saat ini yang kita ketahui hanya jumlah total beras yang terkumpul saja. Di kecamatan A beras total terkumpul sekian ton, di kecamatan B sekian ton. Sudah begitu saja, tidak ada kelanjutan itu beras didistribusikan pada siapa," ujarnya.
Apalagi, kata dia, di beberapa desa beras perelek ini bisa  digantikan dengan uang. Sehingga, uang yang terkumpul dalam sebulan bisa melimpah. "Apalagi jika tidak setor beras bisa diganti uang. Nah uang yang terkumpul itu didistribusikan pada siapa saja, itu yang penting, bukan jumlah yang terkumpulnya saja," ujarnya.
Ia berharap, pendistribusian beras perelek beserta uang pengganti perelek, didistribusikan tidak hanya pada saat ada anggota masyarakat yang terkena musibah. "Tapi rutin tiap bulan. Kan di setiap desa itu ada data berapa orang warga miskin, nah itulah yang jadi sasaran penerima beras perelek," ujar Aril.
Penanggung jawab program beras perelek, Wibisono mengatakan sampai detik ini, setiap bulan pihaknya menerima laporan penerimaan beras perelek secara online dari 17 kecamatan di Purwakarta. "Sejak dilaunching awal tahun, kami tiap bulan rutin menerima laporan penerimaan beras perelek dari masing-masing kecamatan," ujar Wibisono melalui ponselnya.
Hanya saja, soal pendistribusian beras perelek pihaknya tidak mengetahui secara detail. Yang pasti, beras perelek terkumpul setiap bulannya. "Untuk pendistribusian itu ada di kewenangan masing-masing kecamatan saja. Tapi sejauh pemantauan kami, itu terdistribusi setiap bulan kok," ujar dia.
Data terakhir, kata Wibi, pihaknya telah menerima laporan pendistribusian beras perelek pada warga yang membutuhkan di Kecamatan Bungursari. "Di Kecamatan Bungursari sudah ada pendistribusian beras perelek, waktu itu Desa Ciwangi terbanyak mengumpulkan beras perelek," katanya. (gan)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template