Polisi dan Dinkes Beda Pendapat - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Polisi dan Dinkes Beda Pendapat

Polisi dan Dinkes Beda Pendapat

Written By Mang Raka on Rabu, 13 Juli 2016 | 16.00.00

*Soal Data Kecelakaan Mudik Lebaran

KARAWANG, RAKA - Jika versi Dinas Kesehatan (Dinkes) kalau korban tewas kecelakaan lebaran berjumlah lima orang, jumlah itu ternyata berbeda dengan data Satlantas Polres Karawang yang menyebutkan hanya ada dua korban tewas selama mudik dan arus balik lebaran.

Jumlah korban tewas mudik lebaran versi polisi ini diungkapkan Kanit Laka Lantas Polres Karawang IPTU Sabar Sobari, Selasa (12/7). Meski begitu, kata Sabar, tidak tertutup kemungkinan laporan laka lantas selama pelaksanaan operasi Ramadyna 2016 bertambah. Sebab, ada kecenderungan pemudik lebih mengutamakan ketemu keluarga dulu  dari pada membuat laporan polisi.
"Hingga saat ini (kemarin, red) baru ada dua peristiwa laka lantas yang melibatkan pemudik. Biasanya laporan akan banyak sesudah satu hingga dua minggu setelah lebaran, " katanya, seraya memastikan kembali jumlah korban tewas mudik lebaran yang masuk ke pihak kepolisian Karawang.
Sabar nenjelaskan, dari dua kasus kecelakaan yang melibatkan pemudik tersebut, terjadi di Jalur Pantura Jomin Kecamatan Kotabaru dan di Jalan Raya Anggadita Klari Cikampek, "Kecelakaan melibatkan kendaraan roda dua dan roda empat akibat saling bersenggolan satu sama lain, " jelasnya
Diakuinya, faktor utama penyebab laka lantas  yang melibatkan pemudik khususnya,  pemudik yang menggunakan roda dua adalah karena kurang istirahat dan tidak fokus."Buru-buru dan saling kebutlah salah satu yang menjadi faktor penyebab kecelakaan terhadap pemudik roda dua," katanya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang dr Yuska Yasin menyebutkan, ada lima korban kecelakaan yang tewas selama arus mudik dan balik 2016 khususnya mulai tanggal 3-10 Juli lalu. "Data sementara yang kami himpun melalui posko kesehatan, rumah sakit dan puskesmas selama sepekan kemarin, tercatat lima orang yang meninggal,"kata dia saat ditemui wartawan usai mengukuti apel pagi di plaza Pemkab Karawang, Senin (11/7).
Meski begitu, Yuska belum bisa menyebutkan secara spesifik apakah kelima korban tewas itu merupakan pemudik atau bukan. Dari lima pemudik yang jadi korban kecelakaan tersebut, empat orang merupakan warga Karawang dan satu korban lainnya merupakan warga luar Karawang. "Kami hanya mencatat jumlah korban dan angka kecelakaannnya," tambahnya, sembari menambahkan umumnya korban meninggal akibat luka benturan saat terjadi kecelakaan. (ops)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template