Petani Belum Siap Tinggalkan Beras - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Petani Belum Siap Tinggalkan Beras

Petani Belum Siap Tinggalkan Beras

Written By Mang Raka on Senin, 18 Juli 2016 | 16.00.00

-Minim Sumber Pangan Lokal

RENGASDENGKLOK, RAKA - Sejumlah petani di Desa Karyasari, Kecamatan Rengasdengklok mengatakan program diversifikasi pangan untuk mengurangi angka konsumsi beras, belum bisa dilakukan. Saat ini, masih terkendala dari minimnya pengembangan sumber bahan pangan lokal.
"Program ini terkesan masih menjadi dilema, karena disamping ingin menurunkan konsumsi beras, tapi sumber pangan penggantinya tidak ada, karena tidak ada rangsangan kepada petani dan masyarakat secara kontinyu untuk dikembangkan,” kata salah satu petani padi setempat, Ape.
Dia mencontohkan, singkong sebagai tanaman umbi-umbian, dapat menggantikan posisi beras sebagai makanan pokok masyarakat. Bahkan, potensi singkong pun lebih mudah diproduksi dan dijadikan produk olahan lainnya. Namun, hingga kini masih belum berkembang dan berproduksi secara pesat. "Sudah jadi rahasia umum, semisal untuk satu hektar kebun singkong, bisa memproduksi hingga ratusan ton, sedangkan padi saja hanya 5 ton. Jadi lebih untung singkong dan lebih mudah, walaupun aspek keilmuannya singkong ibarat rakus tanah jadi harus diimbangi pemupukan,” imbuhnya.
Petani lainnya, Suwarto menambahkan, agar tepat sasaran, diminta agar pemerintah cukup fokus dengan memaksimalisasi produksi beras. Sebab, ada kemungkinan jika yang menghambat produksi pangan lainnya adalah yang dapat dijadikan alternatif diversifikasi. "Peningkatan produksi dan beras murah, justru membuat produksi pangan seperti ubi, singkong, sagu dan lainnya akan terhambat. Karena biasanya konsumen pangan pokok akan terdominasi oleh beras,” katanya.
Kendati demikian, dia menjelaskan, diversifikasi pangan penting terwujud jika hal ini mengikuti laju pertumbuhan penduduk. Karena,lantaran imbas luasnya akan menimbulkan kesulitan bagi peningkatan produksi beras. Solusinya, ujar Suwarto, maka pemerintah jangan terjebak dengan meningkatkan produksi beras saja. “Pemerintah jangan terjebak dan harus terus mengupayakan diversifikasi pangan secara bijak,” tutupnya. (fah)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template