Penyerapan Dana Desa Minim Wabup Janji Turun Tangan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Penyerapan Dana Desa Minim Wabup Janji Turun Tangan

Penyerapan Dana Desa Minim Wabup Janji Turun Tangan

Written By Mang Raka on Rabu, 13 Juli 2016 | 13.00.00

KARAWANG, RAKA – Meski BPMD sudah mensosialisasikan PP No 60 tahun 2014 tentang Dana Desa, ternyata penyerapan alokasi dana desa (ADD) 2016 sebesar 161,3 miliar masih sangat minim. Buktinya, hanya 65 dari 297 desa sekabupaten Karawang yang mampu menyerap ADD tersebut.

Wakil Bupati Karawang, Ahmad Zamakhsyari mengatakan, ada tiga faktor yang menyebabkan minimnya penyerapan ADD tersebut yakni faktor SDM atau pengetahuan dan wawasan aparat desa, tekanan pilitis dari BPD dan terakhir adalah karena kenakalan aparat desa itu sendiri. “Setelah kita kaji memang tiga hal ini yang menjadi sumber masalah. Makanya untuk yang akan datang kita akan benahi masalah ini,” katanya.
Menurut Jimmy pihaknya sudah melakukan rapat kordinasi dengan sejumlah dinas yang terkait dengan dana desa guna mencari solusi. Dalam rapat tersebut diputuskan untuk meminta bantuan BPKP yang menjadi konsultan bagi aparat desa untuk mengelola anggaran dana desa. Selain itu juga akan dikeluarkan surat edaran bupati terkait prioritas penggunaan dana desa yang terfokus hanya untuk pembangunan jalan setapak dan jalan lingkungan.
Meningkatkan fungsi camat sebagai verifikator penggunaan dana desa. Terakhir yaitu sosialisasi ke seluruh desa yang berada di 6 daerah pemilihan (dapil). “Empat hal inilah yang akan kita lakukan untuk meningkatkan penyerapan dana desa paling tidak mencapai 100 % desa bisa mendapatkan dana desa,” katanya.
Jimmy menjelaskan ada 9 item untuk penggunaan dana desa sebagai panduan bagi pemerintahan desa. Namun untuk Karawang akan mengambil skala prioritas yaitu hanya fokus untuk pembangunan jalan setapak dan jalan lingkungan. Setelah kedua item ini berhasil dilaksanakan baru prioritas kepada item selanjutnya. “Iya harusnya dilakukan bertahap tidak langsung semua item kita laksanakan. Kalau tahun ini untuk jalan setapak dan jalan lingkungan. Nanti tahun selanjutnya kita fokus ke bidang lainnya begitu selanjutnya,” katanya.
Menurut Jimmy akibat penyerapan anggaran dana desa yang hanya 30 persen dari jumlah desa, maka dana  ratusan miliar tidak bisa digunakan untuk pembangunan di Karawang. “Ini masalah serius makanya saya rewel kepada BPMPD (badan pemberdayaan masyarakat dan pemerintahan desa) sebagai leading sektor agar lebih serius menangani masalah ini," katanya. (ops)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template