Pemuda Wadas Tewas Tenggak Miras Oplosan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Pemuda Wadas Tewas Tenggak Miras Oplosan

Pemuda Wadas Tewas Tenggak Miras Oplosan

Written By Mang Raka on Rabu, 13 Juli 2016 | 18.50.00

LEMAHABANG WADAS, RAKA - Pesta miras oplosan kembali berujung maut. Kali ini remaja asal Dusun Buahaseum RT 02/04, Desa Karyamukti, Kecamatan Lemahabang, Dirman alias Baong tewas, sementara tiga orang lainnya kritis, usai menenggak alkohol 70 persen yang dicampur dengan minuman suplemen.
Meski peristiwa memilukan itu terjadi sebelum lebaran, namun kata anggota Satpol PP Lemahabang Rohman, kejadian tersebut bisa kembali terulang jika apotek masih bebas menjual alkohol murni. Menurut pengamatannya selama bulan Ramadan, selain alkohol 70 persen, banyak remaja yang mengkonsumsi obat batuk dalam jumlah yang melebihi batas kewajaran. "Dalam segerombolan remaja ngabuburit, selalu menyisakan bekas obat-obatan dalam jumlah besar. Seperti obat batuk yang mengandung dextro, lem, obat tetes mata, hingga bahan bakar dan jenis lainnya," ungkapnya kepada Radar Karawang, Selasa (12/7) kemarin.
Semua obat itu terus Rohman, legal peredarannya, namun penyalahgunaan ini semakin mewabah di kalangan ABG. Entah bagaimana cara mencegahnya, kata Rohman, karena yang dikonsumsi merupakan produk yang biasa dijual di warung-warung dan apotek. Tapi kebiasaan menyalahgunakan obat ini membuat remaja semakin bringas dan ngelantur. "Titik yang menjadi favorit anak muda mengkonsumsi penyalahgunaan obat, itu antara lain di pinggiran sawah, warung-warung sepi sampai jembatan totoang dan pesisir," tuturnya.
Hal itu juga dibenarkan Kades Lemahabang Rusli Sumawinata. Ia mengatakan, penyalahgunaan obat sudah mewabah sejak dirinya bekerja di Malaysia. Obat-obat batuk Indonesia yang mengandung dextro, lem, sampai bensin sering diincar para remaja untuk melonggarkan pikiran.
Terakhir sebut Rusli, ada remaja yang sengaja menantang maut dengan mengkonsumsi obat-obatan tersebut dengan dosis tinggi, sampai meninggal akibat over dosis. "Ya remaja-remaja yang menyalahgunakan obat itu sama saja dengan menantang maut kan. Jadi kalau mati itu ya sudah resikonya, karena dia yang menantangnya sendiri," ungkapnya. (rud)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template