Masa Orientasi Murid Baru Berlangsung Tiga Hari - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Masa Orientasi Murid Baru Berlangsung Tiga Hari

Masa Orientasi Murid Baru Berlangsung Tiga Hari

Written By Mang Raka on Kamis, 21 Juli 2016 | 14.00.00

TEGALWARU, RAKA - Masa Orientasi Peserta Didik (MPOD) SMA Negeri 1 Tegalwaru untuk calon siswa baru kelas X yang dilaksanakan selama 3 hari (18-21/Juli), diisi dengan kegiatan pentas seni, serta kegiatan ekstrakulikuler.

Untuk penyelenggaraan kegiatan pengenalan lingkungan sekolah memang telah direncanakan dan telah diatur sesuai dengan aturan dan arahan Dinas Pendidikan Pemuda dan OlahRaga Kabupaten Karawang. Kegiatan ini melibatkan seluruh unsur sekolah, terutama bagi siswa baru yang baru mengenal dan beradaptasi dengan lingkungan yang berbeda.
Adaptasi dengan lingkungan akan membawa banyak perubahan yang berarti bagi perkembangan prestasi belajar dan perubahan pola tingkah laku bagi siswa baru. Disamping lebih jauh mengenal lingkungan sekolah, siswa baru juga diberi pembekalan dengan uraian materi pelajaran yang dipandu oleh guru pembimbing dan panitia kegiatan.
Beragam atraksi dari masing-masing kakak kelas pun diperlihatkan dari pentas seni, kegiatan palang merah remaja, marawis, pencinta alam, paskibra hingga pramuka
Di jelaskan Wakil kepala sekolah SMAN 1 Tegalwaru, Asep Spd, dirinya menegaskan bahwa, Masa Orientasi Peserta Didik (MPOD) sebelumnya disebut Masa Orientasi Siswa (MOS) atau Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), merupakan sebuah kegiatan yang umum dilaksanakan di sekolah guna menyambut kedatangan para peserta didik baru. Masa orientasi lazim kita jumpai hampir di tiap sekolah, mulai dari tingkat SMP, SMA, hingga perguruan tinggi. Hampir seluruh sekolah negeri maupun swasta menggunakan cara itu untuk mengenalkan almamater pada peserta didik baru.
"MOPD dijadikan sebagai ajang untuk melatih ketahanan mental, disiplin, dan mempererat tali persaudaraan. MOPD juga sering dipakai sebagai sarana perkenalan siswa terhadap lingkungan baru di sekolah tersebut. Baik itu perkenalan dengan sesama siswa baru, kakak kelas, guru, hingga karyawan lainnya di sekolah itu, tak terkecuali pengenalan berbagai macam kegiatan yang ada dan rutin dilaksanakan di lingkungan sekolah," tuturnya.
Ditegaskan oleh Salah satu wakil kepala sekolah bidang pembinaan, Sata.Spd, menerangkan pada 11 Juli 2016, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Anies Baswedan secara resmi melarang kegiatan MOPD/MOS yang dilakukan oleh pelajar, karena rawan terjadi aksi plonco maupun kekerasan yang dilakukan senior terhadap siswa baru.
Meskipun demikian, kegiatan pengenalan di sekolah tetap dilakukan oleh para guru dan dilakukan saat jam belajar hingga di waktu - waktu tertentu agar siswa baru bisa mengenal sekolahnya dengan baik apa yang sekolah miliki. Masa Orientasi Siswa atau MOS adalah kegiatan tahunan yang biasa dilakukan oleh sekolah-sekolah baik swasta atau pun negeri mulai dari jenjang SD, SMP, hingga SMA atau SMK. Bentuk kegiatannya pun bermacam-macam mulai dari pengenalan lingkungan sekolah sampai berbagai syarat ini itu yang namanya unik dan membingungkan.
Di tempat terpisah, Angga Budiman, guru pembina pelaksanaan kegiatan menerangkan, sebenarnya tujuan dari kegiatan ini sederhana yaitu ingin menerapkan nilai-nilai budaya internal sekolah dan melatih jiwa kepemimpinan setiap siswa baru. Namun entah bagaimana kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini menjadi ajang “tatar” yang unik dan kreatif. (yfn)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template