Libatkan Masyarakat Kelola Sampah - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Libatkan Masyarakat Kelola Sampah

Libatkan Masyarakat Kelola Sampah

Written By Mang Raka on Kamis, 14 Juli 2016 | 12.00.00

KARAWANG, RAKA - Diantara persoalan yang butuh solusi segera adalah masalah sampah. Hampir setiap keluarga di Karawang memproduksi sampahnya. Itu belum termasuk sampah pasar yang sehari bisa mencapai puluhan ton. Sayangnya, sampah-sampah yang diproduksi masyarakat ini tidak semua bisa terangkut.

Pemerhati masalah perkotaan Wahyu Hidayat mengatakan itu, baru-baru ini, melalui surat elektroniknya sampai ke meja redaksi. Hal itu terjadi, menurut dia, karena hingga saat ini satu-satunya dinas yang menjadi ujung tombak kebersihan di Karawang belum memiliki armada memadai untuk mengangkut sampah-sampah itu secara keseluruhan.
"Bukan hanya armadanya yang minim tetapi juga sumber daya manusianya yang juga minim. Karenanya selain menyesuaikan SDM pemerintah karawang juga harus memperbanyak lagi kendaraan oprasional pengangkut sampahnya," tegas Wahyu. Disamping itu, lanjutnya, harus ada tim dari dinas kebersihan untuk mensosialisasikan ke masyarakat tentang sadar bersih dan larangan membuang sembarangan. Jika ini dilakukan, optimis  masalah sampah di karawang akan teratasi.
Secara terpisah, Iin Erlina, juga pemerhati masalah yang sama mengungkapkan, untuk mengatasi masalah sampah pemerintah daerah juga harus peka. Selama ini lahan kosong sering dijadikan sasaran tempat buang sampah sembarang. Padahal lahan itu ada pemiliknya, tidak bisa seenaknya menggunakan lahan itu, kecuali lahan tersebut sudah diganti hak milik, menjadi milik pemerintah dan digunakan buat kepentingan pembuangan sampah sementara.
Akan tetapi tidak semua lahan kosong itu baik untuk TPS harus dilihat letaknya, kapasitas sampahnya nanti, gimana kalau sudah menumpuk, upaya apa yang harus dilakukan untuk paripurnanya. Ini diperlukan suatu musyawarah dilembaga-lembaga desa bersama masyarakatnya mengenai sampah ini, karena dampaknya sangat global. Selain itu, kesadaran seseorang perlu dibangkitkan dan perlu sesuatu yang membangkitkan.
Contohnya pemerintah bersama-sama kelompok peduli lingkungan mengadakan sebuah acara yang intinya kebersihan lingkungan, tentunya kegiatan ini harus efektif, selain hasilnya harus memuaskan, juga mengena ke hati dan daya upaya masyarakat supaya bisa diteruskan idenya dilingkungan mereka sendiri. Dengan demikian, semakin banyak masyarakat yang sadar, semakin serentak pula mereka mengkampanyekannya di masing-masing lingkungannya.
Menurut Iin, hal itu bisa dilakukan tentu saja dengan kerjasama pihak lain. Misalnya, melibatkan balaidesa setempat, utarakan maksud baiknya, atau minimal ke RT dan RW nya. Buat proposal resmi, bila perlu libatkan kalangan industri setempat. Juga kegiatan pembersihan got-got yg super jubel di pinggir-pinggir jalanan kota benar-benar perlu dijadikan perhatian khusus, bukan cuma pembersihan sampah kecil dipermukaan jalannya saja. "Segala ide yang keluar dari hati nurani masyarakat, harus mengikutsertakan pemerintah setempat. Itu diperlukan, agar ada tindakan maksimal dari pemerintah setempat," tuturnya.
Sementara, Elkahfi, warga Karawang Wetan menyoroti masalah sampah ini lebih kepada ketegasan pemerintah daerah menegakkan peraturan. "Sosialisasi terhadap Perda larangan membuang sampah sembarangan sepertinya sudah mendesak untuk dilakukan. Apalagi selama ini sebagian besar masyarakat belum tahu tuntutan hukum yang tertera dalam perda tersebut. Hal itu perlu dilakukan untuk membentuk masyarakat sadar lingkungan dan meminimalisir aksi buang sampah disembarang tempat," tandasnya. (ari)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template