Kisruh Sawah Bengkok Bakal Dieksekusi Pemkab - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Kisruh Sawah Bengkok Bakal Dieksekusi Pemkab

Kisruh Sawah Bengkok Bakal Dieksekusi Pemkab

Written By Mang Raka on Selasa, 26 Juli 2016 | 14.30.00

CILAMAYA KULON, RAKA - Kemelut sawah bengkok Desa Sukajaya Kecamatan Cilamaya Kulon dengan Desa Sukakerta bakal segera diakhiri. Setelah menolak melakukan eksekusi dilakukan pihak kecamatan, seminggu terakhir, Camat Cilamaya Kulon melayangkan surat kepada Pemkab agar pelaksanaan eksekusi sawah bengkok seluas 3,1 hektar di Dusun Tangkolak itu dilakukan Pemerintah Daerah (Pemda).
"Kita sudah layangkan surat agar eksekusi dilakukan oleh Pemda saja, bukan oleh kecamatan," kata Dida Rayendra Safirman Camat Cilamaya Kulon kepada RAKA.
Disinggung keengganannya melakukan eksekusi, Dida menyebut bahwa kecamatan masih kekurangan personil sehingga khawatir menimbulkan resiko. Kapanpun dilakukan eksekusinya, itu tergantung kewenangan Pemda Karawang. Namun dipastikannya, menjelang eksekusi Pemkab akan memanggil kedua belah pihak untuk sama-sama menjaga kondusifitas di lapangan, termasuk isu-isu lahan bengkok yang sebahagiannya sudah disulap menjadi pemukiman warga akan dibongkar satu per satu. "Tidak ada pembongkaran, hanya mematok sawah saja 3,1 hektar, pasti sebelum eksekusi kedua belah pihak dipanggil," jelas dia.
Lebih jauh mantan Sekcam Jatisari ini menambahkan, sementara waktu eksekusi belum dilakukan karena kedua pihak harus sama-sama berkomitmen, bahwa sawah di lokasi itu tidak boleh digarap dahulu meskipun sudah memasuki musim tanam. Soalnya, kemarin saja terjadi letupan di Sukakerta antara mantan Kades lama Sukakerta yang hendak mentraktor sawah, dengan Kades Sukakerta yang masih menjabat saat ini. Karenanya, ia menghimbau semua pihak menahan diri dan menyikapinya dengan kepala dingin. "Sementara waktu tidak boleh ada yang menggarap sawah itu dulu sampai ekskusi dilakukan, karena ini kan amanah Pemkab," jelas dia. (rud)
Berbagi Artikel :

1 komentar:

  1. Begini ini bila untuk menjadi lurah banyak mengeluarkan modal, jadi berat memberikan haq orang lain..

    BalasHapus

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template