Kemenag Menampik Calo Berkeliaran di Kantornya - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Kemenag Menampik Calo Berkeliaran di Kantornya

Kemenag Menampik Calo Berkeliaran di Kantornya

Written By Mang Raka on Jumat, 22 Juli 2016 | 12.30.00

KARAWANG, RAKA – Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Karawang dikeluhan karena tidak bisa memberangkatkan pasangan suami istri Naid (87) dan Mami (87) ke tanah suci bersama-sama dalam musim haji tahun 2016 ini. Padahal, kedua warga Desa Batujaya, Kecamatan Batujaya sudah melunasi ongkos naik haji secara bersama-sama pula.

Menurut Rosi Rosmiawati (34) yang mengaku anak dari Naid dan Mami, kedua orang tuanya yang mendaftar naik haji tahun 2013 itu sudah melunasi ongkos naik haji. Tapi ketika muncul pengumuman daftar keberangkatan calon Jemaah haji, yang muncul hanya Mami. Sedangkan nama Naid tidak muncul. "Pembayaran sudah lunas termasuk sudah mengikuti manasik haji sebanyak 17 kali. Kok bisa tiba-tiba namanya hilang," katanya.
Rosi akhirnya mencari tahu alasan ayahnya tidak bisa berangkat ke kemenag dan KBIH. Sayangnya, di Kemenag Rosi mendapat fakta kurang mengenakan dari pejabat disana. "Waktu kita sampaikan keluhan dia malah asyik bermain ponsel dan tidak bisa memberikan kepastian," katanya.
Rosi menduga ayahnya tidak jadi berangkat karena ulah oknum yang ada di kemenag yang mencari untung sendiri kepada calon jemaah haji. Apalagi orang tuanya dirayu untuk memberikan uang lagi agar bisa berangkat haji. "Masa harus bayar lagi padahal semua sudah dibayar lunas. Ini pasti ada permaianan dengan pihak KBIH, karena itu disampaikan oleh pihak KBIH," katanya seraya menambahkan dirinya juga pernah dirayu yayasan penyalur haji supaya memberikan uang agar ayahnya bisa berangkat.
Rosi keluarganya meluapkan kekecewaannya kepada kemenag dan KBIH Nurul Anwar di Batujaya. Menurutnya, adalah aneh jika ayahnya tidak ada didalam daftar keberangkatan karena pembayaran sudah lunas, bahkan sudah mengikuti manasik haji. "Kalau sudah lunas dan ikut manasik biasanya memang sudah pasti berangkat. Tapi ini malah hanya ibu saya saja yang bisa berangkat," katanya.
Sementara itu Kepala Kemenag Karawang, Sopian, menyebutkan, keberangkatan calon jemaah haji ditentukan dari pusat bukan kemenag Karawang. "Gimana ada mafia kalau kita sendiri tidak bisa memutuskan siapa yang akan berangkat," kata Sopian menjawab pertanyaan soal dugaan ada calo yang bergentayangan di kantornya.
Sopian menegaskan tidak ada permainan dalam menentukan keberangkatan calon jemaah haji. Apalagi proses penentuan keberangkatan haji menggunakan sistem komputerisasi jadi sulit dilakukan jika ada permainan. "Jadi masalah itu tidak benar, tidak ada mafia kok di kantor saya," katanya.   (ops)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template