Kades Balonggandu Paranoid - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Kades Balonggandu Paranoid

Kades Balonggandu Paranoid

Written By Mang Raka on Kamis, 14 Juli 2016 | 16.00.00

-Khawatir Pendatang Disusupi Jaringan Teroris

JATISARI, RAKA - Khawatir jaringan ISIS atau teroris masuk ke wilayah Desa Balonggandu, pemerintahan desa bekerjasama dengan TNI dan Polri akan melakukan penyisiran ke setiap rumah warga, terutama kos-kosan, kontrakan dan Perumahan Bumi Cikampek Baru.
"Perum Cikampek Baru, selalu ada warga pendatang baru setelah libur lebaran. Kami akan perketat pendataan. Agar tidak ada jaringan ISIS atau teroris masuk ke desa Kami," ujar Kepala Desa Balonggandu Suhana kepada Radar Karawang, Rabu (13/7).
Penyisiran kaum urban tersebut untuk penertiban adminstrasi kependudukan, bahkan untuk mengetahui asal usul para pendatang. Termasuk untuk memperjelas tujuan kedatangan mereka. Bahkan meski dalam keterangannya para pendatang untuk mencari kerja, pemerintah desa akan tetap melakukan pemantauan. "Jadi jika ada pendatang yang dinilai melakukan tindakan yang mencurigakan. Kami akan langsung kordinasi dengan pihak yang berwajib," ujarnya.
Dia menyampaikan, dengan adanya operasi yustisi nanti bukan berarti Pemerintah Desa Balonggandu anti pada kaum urban. Melainkan hanya untuk penertiban para pendatang baru yang ingin bermukim di Balonggandu, terutama di Perum Bumi Cikampek Baru. "Bukan hanya di Desa Balonggandu saja yang melakukan operasi yustisi, hampir setiap desa atau kelurahan di Karawang dipastikan melakukan hal yang sama. Semata-mata untuk tertib administrasi kependudukan," ujarnya.
Sersan Mayor (Serma) Suhanda, Pembina AD Desa Balonggandu mengatakan, operasi yustisi sangat diperlukan dan harus dilakukan. Untuk menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat. "Kecamatan Jatisari dekat dengan kawasan industri Cikampek. Jadi pemukiman perumahan di Jatisari sebagai primadona bagi kaum urban setiap tahunnya," katanya.
Camat Jatisari Hj Yusi Rusliani SE.MM menginstruksikan kepada para kepala desa agar melakukan pendataan warga urban, yang baru datang dari daerah asalnya setelah Idul Fitri. Pasalnya sudah menjadi kebiasaan warga urban dalam setiap mudik lebaran, membawa sanak saudara saat kembali ke tempat usahanya di perantauan. Terlebih Karawang merupakan daerah industri yang banyak membutuhkan karyawan dengan standar upah cukup bagus, sehingga membuat para pencari kerja dari luar daerah tertarik menjadi karyawan di berbagai perusahaan di Karawang. "Setelah Karawang ini menjadi kota industri, maka menjadi daerah yang diburu para calon tenaga kerja. Makanya harus dilakukan pendataan sedetail mungkin. Termasuk jaga-jaga ada orang yang berniat tidak baik masuk ke Jatisari," ujarnya. (zie)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template