Jatuh di Lapang, Arya Sekolah Sebentar - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » Jatuh di Lapang, Arya Sekolah Sebentar

Jatuh di Lapang, Arya Sekolah Sebentar

Written By Mang Raka on Selasa, 19 Juli 2016 | 17.43.00

TEGALWARU, RAKA - Hari pertama sekolah Arya Permana (10), bocah obesitas ekstrem dari Kampung Pasir Pining, Desa Cipurwasari, penuh dengan haru biru.
Semangat Arya bisa kembali mengikuti kegiatan belajar mengajar ternyata kandas, setelah dirinya jatuh karena licinnya lapangan SDN Cipurwasari I, Senin (18/7).
Ia marah, sakit, dan kecewa. Karena saat itu dia sempat masuk kelas. Tapi nasib berkata lain. Keadaan yang memaksanya harus pulang tanpa memperoleh sedikit pun ilmu dari guru. Arya akhirnya merajuk ingin berhenti sekolah. "Ya udah gak apa-apa. Iya Dede engga ikut sekolah juga engga apa-apa, yang penting sekarang istirahat dulu," ujar Ade Somantri, sang ayah coba menenangkan Arya.
Menurut Ade, anaknya sangat senang sekali karena akhirnya bisa kembali ke sekolah dan bertemu teman-teman sekelasnya. "Arya sangat semangat sekali sekolah. Dari pagi hari sudah mempersiapkan beberapa alat tulis," ujarnya kepada Radar Karawang.
Ditanya soal insiden di sekolah, Arya mengaku tidak akan menyerah. Ia akan mencoba kembali agar bisa mendapatkan pelajaran dari guru di kelas. "Kaki kanan saya yang sakit. Besok saya akan bersekolah lagi kok," katanya.
Bukan hanya itu, Arya juga sempat mengungkapkan rasa senangnya ketika bertemu dengan teman-teman kelasnya. "Hanya saya tidak menggunakan seragam seperti temen-temen saya. Tadi sih saya pengen ikut upacara, eh malah jatuh. Tapi enggak apa-apa sih," ujarnya.
Kepala SDN Cipurwasari I Mustofa S.Pd mengatakan, dirinya sangat senang melihat Arya sekolah. Bahkan dirinya sudah mempersiapkan bahan ajar, agar Arya bisa mengikuti pelajaran di hari pertama. "Karena mungkin jalan berlumut dan licin, hingga tidak mampu menahan keseimbangan," tuturnya.
Ia menceritakan, saat Arya terjatuh, para siswa tengah melaksanakan halal bihalal dengan para guru. Setelah tahu ada kejadian tersebut, Mustofa langsung memperbaiki jalan yang licin. "Saya akan berusaha agar Arya bisa tetap bersekolah. Karena jujur saja, Arya siswa yang cerdas dan pintar," ungkapnya.
Melihat potensi yang dimiliki Arya, Mustofa bahkan berencana memberikan pelajaran di rumah Arya. "Saya pastikan Arya tetap mendapatkan pendidikan," tuturnya.
Di tempat terpisah, Rokayah, ibunda Arya mengatakan, dirinya sangat senang melihat perubahan Arya. Mulai dari menyukai renang, bermain bola, hingga hujan-hujanan bersama temannya. "Saya berharap dengan aktivitas itu Arya bisa berkurang bobot beban badan nya," katanya. (yfn)


Berbagi Artikel :

1 komentar:

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template