Jadi Pengusaha Restoran itu Mengasyikan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » Jadi Pengusaha Restoran itu Mengasyikan

Jadi Pengusaha Restoran itu Mengasyikan

Written By Mang Raka on Rabu, 27 Juli 2016 | 17.00.00

APAPUN cita-citanya mesti ada kesungguhan dalam meraihnya, dengan terus memperkaya pengetahuan intelektual serta memperluas pengalaman.

Siapa sangka kalimat itu justru meluncur dari bibir mungil cewek berperawakan jangkis ini. Namanya Geugeut Astika Putri, mojang manis yang mudah bergaul dan memiliki kepercayaan diri yang besar dalam mewujudkan apa yang menjadi keinginannya itu. Geugeut, sapaannya, saat ini sedang mengenyam pendidikan diperguruan Tinggi Ekonomi Syariah yang berada diwilayah Kabupaten Karawang.
Tidak ragu dengan senyum yang lentiknya itu, memiliki cita-cita menekuni pekerjaan dibidang restoran makanan khas daerahnya sendiri yakni Karawang. Keinginan itu mengalir didalam dirinya sejak masih duduk dibangku SMP, dimana berirama dengan  kebiasaannya yang gemar memasak. Baginya usaha kuliner khas daerah merupakan sebuah aset budaya yang mesti dipertahankan kelestariannya serta citra rasa yang sangat berbedda dengan daerah lainnya.
Geugeut Cewek yang memiliki tubuh leuntik ini pun, mengatakan, menjadi seorang pengusaha restoran merupakan sebuah tujuannya dalam melakoni karirnya ketika nanti usai masa pendidikannya di bangku perkuliahan. Hal ini diharapkan kematangan keilmuan dibidang ekonomi dapat menjadi penunjang untuk dirinya melangkah lebih maju dalam mewujudkan cita-citanya. “Saya, pengen sekali menjadi pengusaha dibidang kuliner, yakni diusaha makanan. Pekerjaan itu mengasyikkan. Maka itu, langkah awal dalam mewujudkannya dengan memupuk kemampuan  diperguruan tinggi yang berbasik ekonomi yang nanti akan menjadi dasar keilmuan dalam menjalankan usaha yang akan saya geluti,” ucap Geuget sembari tersenyum.
Selain itu, gadis yang diketahui mudah bergaul ini, melanjutkan, upaya yang dilakukannya inipun, sudah dilakoni dengan membuka usaha di lingkungan rumahnya. Dimana bukan besaran keuntungan yang menjadi output dari usaha yang dilakoni saat masih dalam belajar. Melainkan, bertujuan mampu menjadi sebuah ladang laboratorium penambahan praktek yang dilakukannya dalam mencapai cita-citanya tersebut. “Saat ini, saya sudah mencoba belajar beragam makanan yang saya jual, walau hanya dilingkungan rumah sekitar, tapi itu menjadi modal saya untuk melatih mental untuk bisa wujudkan cita-cita menjadi pengusaha dibidang kuliner,” katanya.
Sementara lanjut cewek manis yang duduk di bangku kuliah di semester 3 jurusan ekonomi  ini pun, sangat beruntung dapat masuk ke jurusan ekonomi yang berbasik islam. Tidak hanya pendalaman keilmuan keislaman yang didapat, akan tetapi, kegiatan pelatihan kewirausahaan sering diadakan dilingkungan kampus dalam mencetak para siswa/I Ekonomi Syariah untuk dibidang kewirausahaan. “Saya merasa beruntung kampus saya, STEI Bina Cipta Madani, selalu mengadakan pelatihan kewirausahaan setiap dua minggu sekali,“ tuturnya. (ian)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template