Ijazah Ditahan Oknum Disdik - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » Ijazah Ditahan Oknum Disdik

Ijazah Ditahan Oknum Disdik

Written By Mang Raka on Jumat, 29 Juli 2016 | 21.06.00

Guru SDN Pucung V Kandas Nyalon Kepsek

KOTABARU, RAKA - Gara-gara ijazah sarjana pendidikan ditahan oleh oknum pegawai Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora), guru SDN Pucung V Ojak Panjaitan S.Pd terancam gagal ikut seleksi calon kepala sekolah.
Yang membuat Ojak kesal dia merasa dicekal. Karena ijazah yang seharusnya menjadi salah satu berkas persyaratan pencalonan kepala sekolah, ditahan oleh oknum Disdikpora sejak tahun 2011 lalu. "Ijazah saya ditahan sejak saya lulus, sekitar tahun 2011. Sampai sekarang. Yang menahannya orang Disdik. Karena saya kuliah di UPI atas kerjasama pihak Disdik Karawang," jelas Ojak kepada Radar Karawang, Rabu (27/7).
Awalnya kata Ojak, sekitar 150 orang mahasiswa asal Karawang yang dikomandoi oleh Disdik melanjutkan kuliah di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung. Namun, di tengah perjalanan, pihak pengelola melakukan kecurangan. Bahkan sampai terjadi penggelapan uang kuliah. Sehingga saat akan lulus, semua mahasiswa kembali diminta sejumlah uang untuk segala macam biaya. Tetapi karena dia merasa semua biaya kuliah sudah lunas, Ojak tidak mau membayar lagi biaya kuliah. "Saya punya prinsip. Karena sudah lunas, maka gak mau disuruh bayar lagi. Akhirnya pas sudah lulus ijazah saya ditahan. Sampai sekarang," ujarnya.
Bahkan, tambah Ojak, dia sudah meminta pertolongan kepada kepala Disdikpora, ketua PGRI bahkan Komisi D DPRD Karawang. Tetapi apa yang dilakukannya ternyata sia-sia. Seolah dia berjuang sendiri dan tidak ada yang peduli. "Jadi birokrasi di Karawang bobrok. Saya saja harus berjuang sendiri. Dan tidak ada yang peduli," tegasnya.
Dia mengaku sudah cukup capek mengikuti proses seleksi calon kepala sekolah. Berbagai tahapan telah diikuti. Mulai dari rekrutmen, pembinaan, sampai hampir ikut tes wawancara dan tes tulis. Bahkan untuk memenuhi kelengkapan persyaratan, sudah cukup banyak materi yang dikeluarkan. "Tapi pas di tengah jalan saya dicekal. Katanya gak bisa lanjut karena kurang berkas. Padahal dari awal juga saya sudah sampaikan. Kalau saja dari awal saya tidak ikut proses seleksi. Maka saya gak mungkin tersinggung seperti ini," jelasnya.
Karena merasa dirugikan, dalam waktu dekat dia akan melaporkan kondisi tersebut langsung kepada Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana, agar ada tindakan tegas terhadap oknum-oknum yang telah merusak dunia pendidikan di Karawang. "Saya akan mengirim surat ke Ibu Bupati, lengkap dengan berkas dugaan kecurangan pihak-pihak tertentu," pungkasnya.
Berdasarkan penelusuran Radar Karawang di website Kemenriset Dikti. Ojak Panjaitan tercantum sebagai mahasisa yang lulus dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dengan NIM 0909827 dan Program Study, PGSD Pendidikan Jasmani.
Hingga berita ini diturunkan, Kepala Disdikpora Dadan Sugardan belum bisa dikonfirmasi. (zie)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template