Hore, Mangrove di Tanjungbaru Mulai Tumbuh - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Hore, Mangrove di Tanjungbaru Mulai Tumbuh

Hore, Mangrove di Tanjungbaru Mulai Tumbuh

Written By Mang Raka on Sabtu, 16 Juli 2016 | 14.30.00

CILAMAYA KULON, RAKA - Meskipun jarang mendapatkan sentuhan Pemerintah Daerah (Pemda) dalam penanggulangan abrasi, Kepedulian aktivis lingkungan dan Kelompok Pengawas Masyarakat Pesisir (Pokmaswas) terus mengalir.
Memiliki cita-cita menjadikan Pasirputih seperti pantai Pekalongan yang menjadi ikon hutan mangrove, bibir pantai yang berlokasi di Desa Sukajaya Kecamatan Cilamaya Kulon itu terus dibersihkan Pokmaswas dan mulai merintis penanaman mangrove swadaya. Sementara di Tanjungbaru, aktivis mangrove asal Muarabaru sukses menghias lahan pantai menjadi calon hutan mangrove yang mulai tumbuh subur.
Pokmaswas MinaJaladri Pasirputih, Suhaeri mengatakan, disamping tugasnya mengawasi laut Karawang dari illegal fishing, di darat dirinya sudah tidak bisa menungu bantuan pemerintah. Soalnya bibir pantai semakin kritis, bukan saja karena ancaman abrasi, tetapi juga penumpukan sampah buangan kali ke muara yang memperburuk ekosistem pantai. Karenany itu, hanya mengandalkan semangat Pokmaswas dan anggota, pihaknya bangun kepedulian lingkungan pantai dengan memulai merintis penanaman tanaman bakau alias mamgrove. "Nunggu bantuan mangrove dari pemerintah itu terlalu lama, saya tidak tega melihat bibir pantai penuh sampah dan gundul, kita harus rintis saja mangrove di laut sentra Rajungan ini," tandas dia.
Ia menambahkan, selama ini, memang sudah ada penahan gelombang sampai kebibir pantai, tapi ombak diakuinya masih bisa masuk dari celah turap. Ombaknya sebut Suhaeri, kalau siang hari saat air pasang terlalu besar, sehingga menjadikan tanah di samping turap habis. Maka dari itu sejauh ini, pihaknya baru sebatas melakukan penangulangan abrasi supaya mangrove yang ditanam dapat tumbuh dengan subur untuk penahan abrasi. Disamping pihaknya bercita-cita ingin menjadikan Pasirputih seperti pantai-pantai di Pekalongan yang menjadi lokasi wisata bahari, yaitu pemandangan alam dan wisata bahari. "Ya kita mulai merintis, bersih-bersih pantai dulu yang berserakan sampah," ungkap dia.
Berbeda Di Pasirputih, kondisi Mangrove di Tanjungbaru yang ditaman di atas lahan seluas 5 hektar mulai nampak pertumbuhannya. Bantuan perusahaan swasta sudah 80 persen sejuk. Aktivis Mangrove Fathoni mengatakan, ia kabarkan bahwa ditanjungbaru tanaman Mangrove berhasil tumbuh sempurna sampai 80 persen dari total yang ditanam relawan dan CSR sejumlah perusahaan. Dirinya apresiatif, karena tidak semudah yang dibayangkan dalam menanam tanaman pencegah abrasi ini, butuh metode khusus agar tanaman mangrove tumbuh sukses. "Alhamdulillah di kita tumbuh sekitar 70-80 persen Tanjungbaru mah," girang dia. (rud)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template