Harga Sembako Belum Turun - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Harga Sembako Belum Turun

Harga Sembako Belum Turun

Written By Mang Raka on Kamis, 21 Juli 2016 | 12.00.00

TEGALWARU, RAKA - Sejak mengalami kenaikan ramadan lalu, harga sejumlah kebutuhan pokok di pasar tradisional hingga sekarang belum mengalami penurunan. Jika kondisi ini tidak segera distabilkan dikhawatirkan akan banyak pedagang yang gulung tikar karena menurunkan daya beli masyarakat.

Sejumlah kebutuhan yang harganya masih tinggi seperti bawang putih, bawang merah, daging ayam, cabe rawit, cabe besar hingga sayur mayur. Tingkatan yang paling merasakan tidak adanya penurunan harga itu adalah pedagang keliling. Seperti dituturkan Acih (47) pedagang sayur keliling dari Desa Mekarbuana. Dirinya cukup kerepotan dengan tingginya harga bawang, cabai juga daging ayam karena hampir 90% pembeli jenis sayur mayur itu menjadi hal yang pokok. "Pemerintah mestinya bisa menekan harga sayur mayur yang cukup merepotkan kami pedagang sayur mayur keliling. Saat ini pun saya berupaya bertahan padahal harga itu masih tetap sama seperti saat akan lebaran kemarin," imbuhnya.
Hal senada pun dijelaskan Mahmud (41), pedagang sayur mayur pikulan, harga beberapa sayur mayur yang tinggi di duga karena distribusi sayur mayur mengalami keterlambatan. Akan tetapi diri nya mensiasati dengan cara dipecah dalam bentuk satuan agar bisa mendapatkan laba. "Seperti cabai baik keriting maupun yang besar jika saya pecah dalam bentuk satuan tidak terlalu mahal, hingga bisa dijual lumayan dan mendapatkan keuntungan. Kalau tidak disiasati begitu hal yang sama pun pasti menimpa saya. Sekarang malah engga ada yang sanggup bertahan jika penjualannya masih sama saja sistemnya seperti di pasar, bangkrut lah kita," tandasnya.
Dimas (34) pedagang sayur mayur di Pasar Loji menerangkan, beberapa jenis sayur mayur yang mengalami kenaikan harga baik atau sebelum lebaran yaitu bawang merah dari Rp 31.000/kg menjadi Rp 38.000/kg. Cabai merah keriting dan Cabai hijau besar pun mengalami kenaikan. Bahkan masih bertahan dengan harga yang masih sama seperti sebelum lebaran Rp 34.000/kg. Sementara sayur mayur yang mengalami penurunan hanya harga tomat dari Rp 7.000/kg turun menjadi Rp 5.000/kg. "Kalau menurut saya karena distribusi sayur mayurnya yang tengah bermasalah sekarang bahkan sudah telat dua hari dan kami lebih cenderung jemput bola ke Pasar Induk yang lebih dekat dengan pasar Loji yaitu Pasar induk Cibitung. Tapi saya yakin dua atau tiga hari harga akan jauh lebih stabil karena akses jalan sudah aman dari para pemudik yang di perkirakan malah agak menyumbat distribusi ke wilayah Pasar Loji," jelasnya. (yfn)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template