Galakkan Kembali Jumat Bersih - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Galakkan Kembali Jumat Bersih

Galakkan Kembali Jumat Bersih

Written By Mang Raka on Sabtu, 30 Juli 2016 | 13.30.00

TEGALWARU, RAKA - Program Jumsih alias Jumat Bersih yang sempat dicanangkan pemerintah kabupaten Karawang dan menjadi bagian Program Indah Tertib Aman dan Bersih (Interasih), kini sudah jarang terlihat di Kecamatan Tegalwaru. Padahal kegiatan tersebut bisa menjadi sarana silahturami dilingkungan masayarakat yang juga mulai terkikis.

Interasih hanya slogan karena kegiatan tersebut kini sudah jarang dilaksanakan dilingkungan masyarakat. Tidak seperti 10 tahun sebelumnya Warga dan pemerintah juga semua elemen bahu membahu melaksanakan kebersihan yang telah menjadi tradisi. Bahkan kegiatan sama pentingnya guyub (bersama-sama melakukan kegiatan) di perkampungan pun mulai pudar. "Kini mendengar kata gotong royong seperti kata yang aneh. Padahal di perkampungan yang seharusnya gotong royong merupakan tradisi leluhur malah disambut tidak antusias," ujar Rustam (42), warga Kampung Gunung Leutik, Desa Kutamaneuh, Jumat (29/7).
Hal sama dijelaskan Jujun (37), warga Kampung Cikamunding, Desa Cintawargi, gotong royong kini jika tidak ada pamrih yang dikeluarkan untuk satu kegiatan warga tidak akan mau datang membantu, itu bukan menjadi rahasia lagi. Hal itu yang justru perlu digali ada apa dengan karakteristik seperti itu. "Kalau menurut saya pemerintah saat ini kurang memahami psikologis masyarakat. Padahal beragam program pemerintah seharusnya bisa dijadikan akses silahturami, malah tidak jelas hulu ke hilirnya. Padahal jika sinergis saya yakin warga akan mulai tergugah kembali menghidupkan Slogan Interasih," katanya.
Pendapat lain pun dipaparkan Edi (37), tokoh Masyarakat Kampung Cinaga, Desa Kutalanggeng. Karena suatu kebutuhan maka warga kesulitan berbagi waktu dengan namanya kerja bakti. Namun ketika warga menginginkan adanya terobosan perihal swadaya, seperti kerja bakti dan gotong royong pemerintah malah kurang responsif. "Kini malah warga mempunyai opini ekstrim jika tidak ada upah lebih baik bekerja. Dan di waktu-waktu libur mereka lebih mementingkan istirahat saja di rumahnya masing-masing," tandasnya. (yfn)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template