Disbudpar Diingatkan Peduli Terhadap Budaya Lokal - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Disbudpar Diingatkan Peduli Terhadap Budaya Lokal

Disbudpar Diingatkan Peduli Terhadap Budaya Lokal

Written By Mang Raka on Sabtu, 16 Juli 2016 | 14.00.00

KARAWANG, RAKA - Budaya lokal merupakan bagian dari perjalanan sebuah kebudayaan. Hampir dipastikan di tiap daerah memiliki budaya lokal, tanpa terkecuali Karawang. Hanya sayangnya, peninggalan leluhur Karawang itu sudah lama terkikis dan nyaris terlupakan. Karenanya, agar kadar pengikisannya tidak melebar dan bertambah parah keterlibatan berbagai pihak dan unsur amat diperlukan untuk melestarikannya, terutama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar).

Pemerhati masalah kebudayaan, Dimas Anggaputra, mengatakan itu, kemarin. Dimas yang juga aktivis mahasiswa ini mendesak agar Disbudpar menaruh perhatian terhadap persoalan kebudayaan. "Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Karawang harus mempertahankan budaya lokal Karawang dengan melestarikan budaya diperkenalkan mulai dari remaja. Budaya Karawang mulai tergerus dengan banyaknya pendatang yang masuk, serta sektor industrialisasi yang meningkat. Kami juga sudah jarang melihat seni budaya Karawang, terutama kearifan lokal," ujar Dimas.
Dia  menambahkan, tidak sedikit budaya Karawang yang sudah hilang dengan arus globalisasi yang masuk, serta masyarakat sudah banyak yang melupakan budaya yang sudah ada sejak nenek moyang terdahulu. Pemkab Karawang harus melakukan pendataan budaya Karawang, serta melestarikan lewat Kampung budaya. Sementara itu, banyak anak remaja yang lebih tahu musik pop, dibandingkan kesenian sunda. "Kalau bukan masyarakat yang mempertahankan bersama dinas terkait, maka berangsur akan hilang, dikwatirkan kalau dibiarkan begitu saja akan berdampak terhadap generasi yang akan datang yang tidak tahu budaya di kita ini," ungkapnya.
Tidak hanya itu, dia menyangkan, peran dinas terkait kurang dalam pelestarian budaya, sehingga masyarakat banyak yang melupakan kearifan lokal. Disbudpar Karawang harus meningkatkan upaya, serta membuat pagelaran budaya minimal dalam 3 bulan sekali. Selain itu, budaya Karawang harus dipertahankan karena besarnya Karawang terkenal dengan tradisi serta budayanya. "Karawang harus tetap dikenal dengan goyang karawang yang positif, serta pertahankan budaya di Karawang," pungkasnya. (ian)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template