Dengklok Butuh Investor - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Dengklok Butuh Investor

Dengklok Butuh Investor

Written By Mang Raka on Rabu, 20 Juli 2016 | 14.00.00

-Wisata Karawang Utara tak Berkembang

RENGASDENGKLOK,RAKA- Tugu Proklamasi Rengasdengklok kini menjadi pusat keramaian masyarakat. Tak hanya warga Rengasdengklok, warga daerah lain pun datang ke tempat ini setiap hari, terutama pada hari libur.
Namun, tempat ini tak dilengkapi dengan fasilitas kebersihan seperti tong sampah yang cukup, sehingga kawasan Tugu Proklamasi kotor dipenuhi sampah setiap usai kegiatan masyarakat. Sebagian menganggap keberadaan tempat wisata di Dengklok tak juga bertambah. Selama ini hanya dua yang dikenal, yakni Tugu Proklamasi dan rumah sejarah.
Dagol warga Desa Amansari meminta pemerintah mendayagunakan dan memaksimalkan wisata air di Danau Cinta. Sebab bagi dia, wisata Dengklok sudah sangat menjemukan. "Cuma itu-itu doang, belum ada yang baru lagi. Kalau bisa mah Danau Cinta itu dimaksimalkan dan dikelola dengan baik. Lumayan loh bisa jadi Situ Wanayasa kaya di Purwakarta kalau diurus bener," jelas dia.
Ia juga meminta pemerintah segera mencarikan investor yang mau mengembangkan dunia wisata di Rengasdengklok. Sebab bagi dia, Dengklok sangat potensial karena menjadi akses keluar masuk warga dari 10 kecamatan yang ada di Karawang. "Harus segera dicarikan investornya, supaya wisata Dengklok juga gak kalah dengan tempat-tempat lain," pinta dia.
Perihal jenuhnya tempat wisata di Dengklok juga diamini warga lain. Bahkan mereka ikut mengkritisi keberadaan Tugu Proklamasi yang kini terkesan dibiarkan. Dodi (23), mengatakan, Tugu Proklamasi saat ini berbeda dengan beberapa tahun yang lalu. Saat ini, sudah ramai dikunjungi masyarakat, terutama sore hari. "Banyak warga yang berolahraga, bermain bersama keluarga. Bahkan setiap sore jalan disini macet. Soalnya sekarang banyak fasilitas bermainnya, tempat jualan juga banyak, dari makanan hingga ke boneka. Apalagi kalau hari Minggu, pagi juga banyak olahraga disini," katanya.
Namun, Dodi menyayangkan, kawasan Tugu Proklamasi tersebut banyak sampah berserakan, sehingga terkesan kotor. Hal ini disebabkan kedisiplinan warga menjaga kebersihan masih rendah. Selain itu, tempat pembuangan sampah juga minim. "Entah karena tong sampahnya yang minim, atau karena kedisplinan warganya yang rendah, di sini jadi banyak sampah. Apalagi, kalau abis kegiatan, kalau sudah sore, sampah-sampah plastik dan sisa makanan berserakan," keluhnya.
Harusnya, lanjut dia, dalam menata Tugu Proklamasi, dilengkapi juga dengan fasilitas kebersihan yang memadai. Sehingga, tugu kebanggaan masyarakat Rengasdengklok ini terlihat indah dan bersih. "Ya ini harus kita rawat bersama-sama, masyarakat dan juga pemerintah. Pemerintah menyediakan tempat sampah yang banyak, warga jaga kebersihan dengan tak membuang sampah sembarangan," paparnya.
Selain itu, pengunjung Tugu Proklamasi, Susi (32) meminta, agar ada petugas dari instansi terkait yang mengatur lalu lintas di sekitar Tugu Proklamasi ketika sore hari. Pasalnya, pada waktu tersebut selalu mengalami kemacetan. Lalu lintas jadi semrawut. "Saking banyaknya warga yang datang, jalan ke tugu selalu macet. Ini juga yang mesti jadi perhatian dari Pemkab Karawang," ungkapnya.
Coretan di sekitar Tugu Proklamasi, tambahnya, juga diminta untuk dibersihkan. Pasalnya, coretan tersebut merusak keindahan. "Pagar-pagarnya juga segera diselesaikan pembangunannya. Saya kira, kalau tugu ini dikelola dengan baik, bisa lebih ramai lagi warga yang datang. Tentunya, banyak warga yang diuntungkan," pungkasnya.(fah)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template