BPMPD Provinsi Lupa Ajukan Berkas, 48 Desa Terhambat Dapat BanGub - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » BPMPD Provinsi Lupa Ajukan Berkas, 48 Desa Terhambat Dapat BanGub

BPMPD Provinsi Lupa Ajukan Berkas, 48 Desa Terhambat Dapat BanGub

Written By Mang Raka on Rabu, 13 Juli 2016 | 14.30.00

CILAMAYA WETAN, RAKA - Setelah dana perimbangan dari hasil pajak tidak turun saat Ramadan, para kepala desa juga mendapat kabar pencairan Bantun Gubernur (BanGub) bakal lamban. Terutama posting alokasi uang kinerja sebesar Rp 15 juta saat menjelang Idul Fitri. Usut punya usut, bantuan yang dipotong sebagiannya untuk Penyelenggaraan Olahraga Nasional (PON)itu, berkasnya banyak yang terselip dan belum terverifikasi BPMPD Provinsi Jawa Barat. Bahkan berkas dua desa disebut-sebut hilang.
Kades Raewagempol Wetan Kecamatan Cilamaya Wetan, H Udin Abdul Gani mengatakan sejak puasa, pihak desa berharap bisa memperjuangkan kesejahteraan para pegawainya menjelang Idul Fitri. Dua bantuan yang diandalkan yaitu Perimbangan dan Bantuan Gubernur khusus kinerja, justru tidak kunjung cair meskipun sempat ada kabar sebelum lebaran akan cair. Parahnya, H-3 Idul Fitri, ada kabar dari Apdesi justru mengejutkan para kepala desa. Sebab BPMPD Provinsi Jawa Barat mengabarkan bahwa ada sekitar 48 berkas desa yang belum diverifikasi. Entah karena memang terselip atau memang BPMPD lupa dan lalai sehingga proses verifikasinya macet. Bahkan 3 berkas desa lainnya juga dikabarkan hilang. Akibat hal itu, sampai saat ini BanGub khusus alokasi kinerja pegawai desa itu tak juga cair. "Tak cair-cair katanya ada 48 berkas yang belum diverifikasi, bahkan 3 berkas bangub asal Karawang itu dikabarkan hilang," ungkap dia.
Akibat hilangnya 3 berkas dari 3 Desa itu, BPMPD Provinsi terus Udin, langsung memanggil kedua kepala desa bersangkutan menjelang Idul Fitri lalu. Namun sampai saat ini tak jelas juntrungannya. "3 Desa yang hilang itu dipanggil sebelum lebaran. Gak tau apa hasilnya," tandas Ketua Ikatan Kepala Desa (IKD) Cilamaya Wetan ini.
Sekretaris Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Karawang, Alex Sukardi menuturkan, 2 desa yang berkasnya dikabar hilang di Provinsi yaitu Desa Kemiri Kecamatan Jayakerta dan 2 Desa lainnya di Kecamatan Rawamerta. Ada lagi sebut Alex , 48 desa lupa tidak diajukan ke Bagian Keuangan Pemprov Jabar oleh BPMPD provinsi. Padahl dari BPMPD Karawang sudah mengirimnya dan masuk di gelombang ke 4. Anehnya, yang duluan cair justru pengajuan 1, 2,3 dan 5 saja. Sementara gelombang 4 sebanyak 48 desa belum dicairkan sampai saat ini. Bantuan ini adalah insentif dari provinsi untuk kinerja para pegawai desa. Sementara fisiknya dari Bangub itu akan cair di APBD Perubahan. "48 Desa yang mengajukan gelombang ke 4 yang ternyata belum diproses BPMPD Jabar ke Bagian Keuangan Pemprov, ada pula 3 desa malah dikabarkan hilang," sesal dia. (rud)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template