Berburu Pikachu Hingga Tugu Proklamasi - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Berburu Pikachu Hingga Tugu Proklamasi

Berburu Pikachu Hingga Tugu Proklamasi

Written By Mang Raka on Rabu, 20 Juli 2016 | 18.53.00

Beragam pandangan muncul sejak Pokemon Go mulai dikenal di Karawang. Ada yang melihatnya sebagai sesuatu yang tidak berguna, membuang-buang waktu, hingga menanggapnya sebagai penyakit jiwa. Tapi bagi para gemer, berburu Pokemon adalah hal paling menyenangkan, seru, bahkan menantang. Selain itu, mereka bisa berkenalan dengan sesama pecinta Pokemon.
Ada berbagai hal yang membuat Pokemon GO semakin diincar para gamer. Fitur game terhubung dengan sistem GPS dan kamera smartphone. Dengan sistem GPS, player bisa menemukan Pokemon, PokeStop, dan gym. Lokasi ketiganya diwakili sebuah landmark di suatu daerah. Bisa berupa mal, kantor, lapangan, taman, dan lain sebagainya yang harus dicapai dengan berjalan atau mendekatinya. Karena itu, ketika Anda menemukan sekumpulan orang berada di satu titik sambil sibuk menggerak-gerakkan HP, besar kemungkinan mereka sedang bermain Pokemon GO. PokeStop umumnya didekati para pemain karena menyimpan berbagai item atau benda.
Benda-benda yang diperoleh, antara lain, Pokeball (untuk menangkap Pokemon), berry (umpan untuk menangkap Pokemon), revive (kristal untuk menghidupkan Pokemon), serta telur Pokemon. Intinya, PokeStop menjadi semacam fasilitas untuk memudahkan aktivitas mencari Pokemon. Sementara itu, gym adalah tempat bertarung para player. Untuk bisa menguasai suatu gym, seorang player harus bisa mengalahkan gym master alias player yang sudah lebih dulu menguasai gym. Pertarungan pun melibatkan Pokemon. Kemampuan memelihara dan merawat Pokemon pun bisa terasah. Pemain seolah memiliki peliharaan virtual yang harus dilatih agar semakin kuat.
Supaya bisa berevolusi (berubah bentuk dan menjadi lebih kuat), Pokemon harus diberi item berupa candy dan stardust. Caranya adalah dengan sering menangkap Pokemon sejenis berulang kali. Pokemon juga bisa semakin kuat dengan berlatih dan sering bertarung di gym. Jika memenangi pertarungan, level Pokemon meningkat seiring dengan bertambahnya skill. Pokoknya seperti merawat dan melatih hewan peliharaan. "Saya suka berebut dengan tim Valor Cikampek (salah satu tim Pokemon Go di Karawang). Mereka kompak ke gym, suka banyakan," ujar Faiz Al-Maulana Rizky.
Berbeda lagi dengan Febri (16) remaja asal Desa Pangulah Utara, Kecamatan Kotabaru, itu sempat berburu Pikachu hingga ke Tugu Proklamasi Rengasdengklok. Saat itu, ia tidak sengaja melihat salah satu tokoh Pokemon di area tersebut. "Main ke rumah teman, eh dapat Pikachu," ujarnya.
Diketahui, antara satu daerah dan daerah lain bisa jadi memiliki jenis Pokemon yang berbeda. Entah tipe air, api, normal, tanaman, serangga, hantu, atau jenis lainnya. Saat ini ada 151 jenis Pokemon yang bisa ditemukan dan ditangkap di berbagai lokasi. Untuk menangkap Pokemon langka, bukan tidak mungkin player harus menuju tempat-tempat terpencil. Bagi penyuka traveling, itu bisa jadi nilai plus. Game itu pun cukup mudah. Tidak ada misi khusus yang harus diselesaikan. ”Sebenarnya, goal utama dari game ini adalah menangkap semua jenis Pokemon," ujarnya. (psn/jp)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template