Badan Kehormatan Bahas Isu Suap Pasar Jumaah - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Badan Kehormatan Bahas Isu Suap Pasar Jumaah

Badan Kehormatan Bahas Isu Suap Pasar Jumaah

Written By Mang Raka on Rabu, 20 Juli 2016 | 16.30.00

PURWAKARTA, RAKA - Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Purwakarta, mulai melakukan pembahasan tentang kabar dugaan suap yang mengalir kesejumlah anggota dewan.
Ketua BK DPRD Purwakarta, Lina Yuliani mengatakan, internal BK saat ini masih melakukan pembahasan kabar isu suap Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pemda Purwakarta dengan salah satu pihak swasta yang berencana akan membangun hotel dan mall di lahan Pasar Jumaah, di Jalan Jendral Sudirman - Purwakarta. "Iya, ini akan rapat bersama anggota lima anggota BK untuk membahas isu ini," kata Lina, di kantor DPRD Purwakarta, Selasa (19/7).
Dia mengaku, internal BK sejauh ini masih melakukan analisa dan mengikuti kabar suap yang akhir-akhir ini terus ramai diberitakan media massa. Setelah berkoordinasi dengan internal BK, pihaknya sepakat untuk melakukan kajian terlebih dahulu serta melakukan pembahasan kabar miring yang ditudingkan kepada para pimpinan di DPRD Purwakarta. "Kita tidak diam. Justru sejauh ini kami melakukan analisa," jelasnya.
Untuk langkah awal, sambung dia, pihaknya akan mengagendakan pemanggilan mantan ketua Pansus PKS Pasar Jumaah, Komarudin yang beberapa waktu lalu telah berkomentar tentang adanya dugaan suap yang mengalir kepada para pimpinan DPRD Purwakarta. Selain untuk memastikan tidak ada suap, upaya yang dilakukan oleh BK secara kelembagaan juga untuk menyelesaikan kegaduhan diinternal lembaga wakil rakyat yang hari ini disesalkan oleh masyarakat. "Nanti kita panggil semua pihak. Mohon doa dan dukungannya saja," paparnya.
Sementara, anggota DPRD Purwakarta asal Partai Amanat Nasional (PAN) Dadang Sudirman berharap, mantan eks Pansus Pasar Jumaah bisa berkomunikasi secara baik dengan pimpinan DPRD Purwakarta. Meski kondisi ini merupakan bagian dari dinamika politik, kata Dadang, tapi tidak elok jika isu-isu negatif soal lembaganya ini jadi konsumsi buruk, apalagi jadi saling menyerang antar dua kubu. "Baiknya kedua pihak harus bisa berkomunikasi satu sama lain, sehingga tidak muncul praduga dan saling curiga. Kegaduhan di DPRD Purwakarta harus segera diselesaikan, jangan berlarut-larut," kata Dadang.
Ia berharap, tidak ada kegaduhan berlarut-larut terkait saling tuding menuding tersebut, karena akan membawa dampak buruk bagi kinerja anggota dewan. Apalagi saat ini lembaganya tengah disibukan dengan sejumlah program, terutama pembahasan raperda yang saat ini harus segera dirampungkan. "Jangan lah sampai pecah, kami sudah punya agenda membahas 11 raperda, kalau terhambat hanya gara-gara ini kan tidak bagus," singkat dia. (awk)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template