Ada Aroma Korupsi Pasar Jumaah - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » Ada Aroma Korupsi Pasar Jumaah

Ada Aroma Korupsi Pasar Jumaah

Written By Mang Raka on Kamis, 14 Juli 2016 | 12.00.00

- Untuk Memuluskan Pembangunan Hotel dan Mall

PURWAKARTA, RAKA - Rencana pembangunan mall dan hotel di Pasar Jumaah disinyalir berbau korupsi. Anggota DPRD diduga menerima uang pelicin untuk memuluskan rencana proyek tersebut.
Parliament Watch Indonesia (Parwi) Purwakarta, menantang mantan Ketua Pansus Penghapusan Aset dan Pengalihan Kerjasama Pasar Jumaah DPRD Purwakarta untuk menyebut nama-nama anggota DPRD Purwakarta yang dikabarkan menerima suap senilai ratusan juta rupiah. Dugaan angota dewan yang menerima uang pelicin untuk memuluskan proyek pembangunan mall dan hotel di lahan Pasar Jumaah tersebut, saat ini ramai diperbincangkan masyarakat, baik di dunia nyata maupun di media sosial serta diinternal DPRD Purwakarta. "Saya sangat menyesalkan jika kabar ini benar-benar terjadi. Kalau memang benar ada dan mantan ketua pansus tahu, saya minta mantan ketua pansus Penghapusan Aset dan Pengalihan Kerjasama Pasar Jumaah untuk blak-blakan merilis nama-nama anggota dewan yang dikabarkan menerima suap," kata Parwi Purwakarta, Eka Sri Purnama, Rabu (13/7).
Dia menegaskan, baik pimpinan maupun anggota DPRD Purwakarta jangan sampai ada main mata dengan pengusaha pengembang rencana proyek tersebut. Kebijakan yang digulirkan untuk Pasar Jumaah kata Eka, harus benar-benar berdasarkan pertimbangan yang matang serta untuk kemaslahatan seluruh masyarakat terutama warga Pasar Jumaah yang berlokasi di Jalan Jendral Sudirman - Purwakarta. "Ini soal kepentingan khal layak banyak. Jangan sampai ada suap menyuap seperti kabar yang hari ramai dibincangan," tegas dia.
Sementara, mantan ketua pansus Penghapusan Aset dan Pengalihan Kerjasama Pasar Jumaah Komarudin, memastikan, tidak ada anggota pansus yang menerima suap seperti yang ramai diperbincangkan. "Saya pastikan, seluruh anggota pansus, clear! Kami tidak menerima uang suap dari pengembang Pasar Jumaah seperti yang ramai diperbincangkan, atau dari pihak manapun," ungkapnya.
Menurutnya, jikapun ada, pernyataan dari pihak tertentu yang menyatakan telah mengeluarkan uang ratusan juta untuk memuluskan rencana tersebut, pihaknya siap dikonfrontir. "Siapa yang menggelontorkan dananya, kita siap dikonfrontir. Jangan-jangan ada oknum anggota dewan lain diluar pansus," jelas dia.
Sebelumnya diketahui, karena belum lengkapnya kajian tentang alih fungsi Pasar Jumaah, Pansus kembalikan berkas kajian tersebut kepada pihak eksekutif. "Saya yakin pemerintah daerah akan berbuat yang terbaik untuk warganya, hanya saja berkaitan dengan kajian yang dilakukan terhadap pengalihan pengelolaan Pasar Jumaah, belum lengkap. Untuk itu, kita sudah kembalikan berkas tersebut kepada pihak eksekutif," kata Komarudin yang juga menjabat sebagai ketua Komisi I DPRD Purwakarta ini. (awk)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template