Ada 58 Sumur Gas di Cilamaya - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » Ada 58 Sumur Gas di Cilamaya

Ada 58 Sumur Gas di Cilamaya

Written By Mang Raka on Rabu, 20 Juli 2016 | 18.53.00

BANDUNG, RAKA - Kabupaten Karawang selain kaya akan minyak, juga gas. Berdasarkan data dari Pertamina EP Field Subang, tidak kurang ada 58 sumur produksi aktif dan 7 sumur injeksi yang tersebar di kawasan Cilamaya dan Subang.
Pertamina EP Field Subang juga menghasilkan dua plant pemurnian CO2, yang sudah dijual kepada dua pembeli utamanya yaitu PT Krakatau Steel dan PT Aneka Gas Industri (AGI).
Manajer Humas Pertamina EP Asset 3 Field Subang Muhammad Baron mengatakan, Pertamina EP Asset 3 Subang Field memiliki dua plant pemurnian CO2 atau Removal Plant, yang berada di Cilamaya dan di Subang. CO2 Removal Plant di Cilamaya beroperasi sejak 2000. dan didesain untuk menurunkan kadar CO2 dari 40% menjadi 5%. "Gas CO2 yang dikirim ke konsumen PT Samator sebanyak 1.172 mmcfd dengan revenue sebesar US$ 2.842,05 per hari," katanya.
Sementara itu Armand M Hukom, Field Manajer Subang mengungkapkan, Pertamina EP adalah pionir dalam memanfaatkan gas CO2. Karena selama ini, belum ada kontraktor kontrak kerjasama (KKKS) Migas lain di Indonesia, yang menjual dan memanfaatkan CO2 untuk kepentingan masyarakat dan menguntungkan bagi perusahaan. Diakui Armand, permintaan CO2 hasil pemurnian yang dilakukan PT Pertamina EP Subang Field terus meningkat. Sudah banyak pembeli yang baru menunjukan gelagat minatnya, namun belum semua bisa dipenuhi, karena masih menunggu proses yang dilakukan oleh pusat dan SKK Migas. "Kami harap dalam waktu dekat, semua proses legalisasi dan administrasi bisa rampung, sehingga menjadi nilai tambah dari kegiatan pengurangan emisi CO2 di Field Subang bisa bertambah," ungkapnya.
Ia menambahkan, kandungan CO2 khususnya dari lapangan Cilamaya sekitar 40 persen dan Subang 23 persen, jumlah yang jauh melebihi batas ketentuan. Armad bahkan berseloroh, kalau tidak ada teknologi pemurnian CO2, maka tidak akan ada Subang Field. Sebab, gas yang boleh diproduksi dan diniagakan yakni yang memiliki kandungan CO2 yang kurang dari 10 persen. "Nah setelah menggunakan CO2 removal, ini turun menjadi 5 persen," pungkasnya. (rud)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template