14 Ribu Pendatang Sudah Masuk Karawang - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » 14 Ribu Pendatang Sudah Masuk Karawang

14 Ribu Pendatang Sudah Masuk Karawang

Written By Mang Raka on Rabu, 13 Juli 2016 | 18.49.00

KARAWANG, RAKA - Sejak tiga tahun terakhir Kabupaten Karawang menjadi daerah yang paling diminati pendatang. Selain memiliki upah minimum tertinggi, jumlah perusahaan yang berdiri juga berjumlah ribuan. Maka wajar jika pemudik yang pulang kampung, membawa sanak saudaranya untuk mencari penghidupan di Kota Pangkal Perjuangan.
Sekretaris Daerah Kabupaten Karawang Teddy Rusfendi mengatakan, tidak ada larangan bagi siapa pun untuk bekerja di Karawang, termasuk mereka yang mudik dan balik ke Karawang membawa saudara, kerabat atau tetangga. Tapi yang perlu diperhatikan, kata Teddy, mereka memiliki keahlian. "Kalau gak punya keahlian mending gak usah ke Karawang," ujar Teddy kepada Radar Karawang, Selasa (12/7) kemarin.
Ia melanjutkan, jika pendatang tanpa keahlian datang ke Karawang, ujung-ujungnya pemerintah daerah yang akan terbebani. Karena harus mengatasi persoalan penumpukan pengangguran. "Kita bukan melarang orang masuk Karawang. Tapi kita menghimbau untuk yang tidak punya keahlian apa-apa, jangan masuk Karawang," terangnya.
Sementara Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcatpil) Kabupaten Karawang Yudi Yudiawan mengatakan, akan segera mengambil tindakan atas serbuan pendatang baru di Karawang, dengan melakukan razia yustisi. Hingga kemarin, pihaknya sudah menerima permohonan domisili pendatang baru sebanyak 14 ribu orang. "Kami akan segera melakukan operasi yustisi secara gabungan dengan Satpol PP, dan pihak terkait," kata Yudi.
Menanggapi persoalan tersebut, Wakil Bupati Karawang Ahmad Zamakhsari yang akrab dipanggil Jimmy, meminta agar Disdukcatpil merespon terhadap persoalan kedatangan para pendatang baru. Menurutnya, jumlah pengajuan yang dirilis oleh Disdukcapil tidak menutup kemungkinan akan terus bertambah. Jimmy sendiri akan turun langsung melakukan razia yustisi di Terminal Klari.  "Tidak hanya terminal, kos-kosan juga akan dirazia," kata Jimmy. (dri/ops)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template