Warga Plered Menantang Bahaya - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Warga Plered Menantang Bahaya

Warga Plered Menantang Bahaya

Written By Mang Raka on Jumat, 10 Juni 2016 | 16.30.00

Ngabuburit di Stasiun Kereta Api

PLERED,RAKA - Meski berbahaya, namun stasiun kereta api Plered jadi tempat favorit untuk ngabuburit. Hal ini bisa dilihat dari banyaknya masyarakat yang berkumpul ditempat itu sembari menunggu waktu berbuka puasa. Padahal, jelas-jelas tempat tersebut tidak diperuntukan untuk berkumpulnya masyarakat. Namun, kian sore warga semakin tak terbendung datang ketempat itu. Hal ini membuat petugas keamanan stasiun berusaha membubarkan warga.
Edi (35), salah satunya warga Desa Palinggihan, Kecamatan Plered ini mengatakan, sengaja menyempatkan waktu bersama keluarga datang ke tempat berhentinya kereta itu.
Selain ramai dikujungi masayarkat, banyak pula aneka pilihan jajanan untuk menu berbuka puasa. Hal ini menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung untuk datang ke tempat milik PJKA itu. "Tiap sore saya bersama anak istri kesini dari awal puasa kang. Jenuh di rumah kalau pulang kerja dan mending disini ramai," ujarnya, kepada Radar Karawang, Kamis (9/6).
Menurutnya, hampir tiap tahun jelang Ramadan, stasiun Plered ramai dikunjungi masyarakat. "Bukan hanya daerah Plered saja, tetapi dari Tegalwaru dan Sukatani juga ada yang datang kalau sore. Untuk jumlahnya bukan ratusan lagi bahkan ribuan," kata dia.
Di tempat yang sama, terlihat para petugas stasiun kereta api sibuk mengawasi para pengunjung yang kian sore makin membludak. Salah satu petugas keamanan stasiun, Iman Firman ia menuturkan, pemantauan dilakukan sampai seluruh masyarakat membubarkan diri dari stasiun kereta api. "Dari mulai jam empat sore sampai adzan biasanya mereka bubar. Personil kita terbatas hanya dua orang tiap jaga makanya kita selalu menghimbau agar hati-hati takut kereta lewat melalui pengeras suara," kata dia.
Iman mengatakan, pengawasan dilakukan, pasalnya setiap sore hari sedikitnya ada tiga kereta melewati jalur tersebut. baik dari arah Cirebon-Bandung, Jakarta-Bandung begitu pun sebaliknya. "Untuk itu sebelum kereta lewat makanya kita strilkan jalan agar tidak terjadi hal-hal yang kita tidak inginkan, karena mau tidak mau kita harus tanggung jawab,''pungkasnya. (gan)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template