Warga Kotabaru Diajari Ikhlas Bersedekah di Mekkah - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Warga Kotabaru Diajari Ikhlas Bersedekah di Mekkah

Warga Kotabaru Diajari Ikhlas Bersedekah di Mekkah

Written By Mang Raka on Rabu, 29 Juni 2016 | 18.41.00

Dikejar-kejar Pengemis Hingga Kehabisan Ongkos

“(Menolak peminta-peminta sedekah) dengan perkataan yang baik dan memaafkan (kesilapan mereka) adalah lebih baik daripada sedekah (pemberian) yang diiringi (dengan perbuatan atau perkataan yang) menyakitkan hati. Dan (ingatlah), Allah Maha Kaya, lagi Maha Penyabar.” Kutipan surat Al-Baqarah Ayat 263, rupanya sangat dipahami betul oleh Ujang Kasim, warga Kampung Cariu Bandung RT 02/RW O2, Desa Wancimekar, Kecamatan Kotabaru, saat menjalankan ibadah haji tahun lalu.
Bersama sang istri, ibadah haji yang diimpikannya bertahun-tahun itu berjalan lancar. Mulai dari awal pemberangkatan hingga tiba di tanah air, tidak ada hambatan apapun yang dialaminya.
Ditemui Radar Karawang, Ujang mengatakan meski berjalan lancar, tapi ada saja pengalaman unik yang tidak bisa dilupakannya hingga saat ini. Selama beribadah haji, dirinya terus menerus dikejar oleh orang yang meminta uang. Walaupun perbekalan kian menipis, Ujang mengaku tidak pernah keberatan memberikan sebagian uang yang dimilikinya. "Saya selalu ketemu orang yang selalu kehabisan ongkos," ungkapnya.
Bahkan sekali waktu, Ujang pernah bertemu dengan pengemis yang meminta uang dengan jumlah sangat besar. Meski tidak menyebut spesifik berapa uang yang diminta, Ujang mengatakan jumlahnya lebih besar dari uang yang dimilikinya saat itu. tapi, dia ikhlas menyedekahkan hartanya. "Kadang pernah ada yang minta, permintaannya itu tidak sebanding dengan uang yang ada di saku kami," ucapnya.
Berbeda dengan istrinya, saat itu ada seseorang yang terlihat tidak menggunakan sandal, padahal terik matahari begitu menyengat. Karena tidak tega, akhirnya sandal yang digunakan diberikan kepada orangtua yang terlihat kepanasan tanpa alas kaki. "Alhamdulillah. Kami diberi kelancaran dalam beribadah haji. Dari awal hingga pulang ke tanah air, tanpa ada hambatan," tuturnya. (ian)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template