Warga Karawang Nyaris Tewas di Tambun - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Warga Karawang Nyaris Tewas di Tambun

Warga Karawang Nyaris Tewas di Tambun

Written By Mang Raka on Selasa, 28 Juni 2016 | 13.00.00

KARAWANG, RAKA - Hujan batu di negeri sendiri masih lebih baik ketimbang hujan duit di negeri orang. Agaknya, ujar-ujar seperti ini ditampik bulat-bulat pasangan pencuri motor ini. Mereka memilih hujan duitnya ketimbang memunguti batu di kampung sendiri. Alhasil, dua warga Karawang inipun mau tidak mau harus berurusan dengan aparat berwenang di Tambun, Kabupaten Bekasi, gara-gara nekat mencuri motor.

Peristiwa itu terjadi lusa siang lalu di Kampung Gabus Tengah RT 005 RW 02, Desa Srimukti, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi. Mereka adalah Muhamad Sopian (21) dan Abdul Mukti (18). Bahkan akibat aksi nekatnya itu kedua warga kota padi yang imagenya mulai bergeser ke kota industri ini nyaris dijemput malaikat maut akibat dihajar massa.
Berdasarkan informasi, dalam aksinya keduanya termasuk kompak. Memang, untuk urusan kejahatan pasangan penjahat ini patut diacungi jempol. Sopian berperan sebagai eksekutor dan Mukti yang memetik. Seperti yang mereka lakukan Jumat itu. Mukti yakin sekali aksinya bakal berlangsung mulus tanpa hambatan. Karenanya saat melintas  dan menyaksikan ada motor diparkir di teras rumahnya, Mukti pun langsung bargaining. Apalagi ketika tahu kunci motor Honda Beat N 3073 NVU itu ternyata masih tergantung di lubang kunci.
Lagaknya pemilik motor Mukti langsung bergerak mendekati sasaran. Ketika itu Sopian dan Mukti berboncengan motor. Sementara Sopian mengamankan kondisinya mengamati lingkungan sekitar. Sopian akan memberi tanda kondisi aman atau tidak dan siap beraksi atau menunda sesaat. Demikian, setelah memastikan keadaan aman, tanda pun diberikan dan Mukti langsung dengan aksinya permalingannya.
Tidak perlu bersusah payah menggunakan kunci T atau mengutak atik kabel agar mesin motor menyalah. Tinggal putar kunci pencek tombol star motorpun menyala. Begitu yang ada di benak Mukti. Tetapi sial, sebelum motor benar-benar menyala aksi keduanya ternyata diketahui salah seorang keluarga korban. Hasilnya, apeslah nasib Sopian dan Mukti. orang yang menyaksikan aksinya meneriaki mereka maling sehingga mengundang perhatian warga sekitar.
Mukti dan Sopian keruan kaget dan berusaha melarikan diri. Tetapi sial, warga yang tidak rela Sopian dan Mukti lolos kemudian mengejar. Sehingga dalam waktu sekejap terjadi kejar-kejaran. Namun, karena yang mengejarpun bertambah banyak akhirnya Sopian dan Mukti terkepung dan menyerah. Ditangan warga keduanya babak belur. Mereka dihajar beramai-ramai. Warga yang semakin kalap bukan hanya menghajar Sopian dan Mukti tetapi juga membakar motor yang mereka gunakan untuk beraksi saking kesalnya.
Beruntung sebelum nyawa Sopian dan Mukti benar-benar melayang, melintas petugas Polsek Tambun yang mendapat laporan warga ada aksi pencurian motor. “Salah seorang pelaku mengambil, tapi terlihat oleh keluarga korban. Langsung diteriaki dan dikejar warga. Pelaku sempat dihakimi, tapi kita untungnya sempat amankan sebelum babak belur,” ucap Kepala Seksi Humas Polsek Tambun Inspektur Satu Tri Mulyono, menjelaskan, Minggu (26/4) malam.
Sementara menurut pengakuan pelaku, mereka terpaksa mencuri karena himpitan ekonomi menjelang lebaran. Pelaku mengaku baru sekali beraksi dan ia amat menyesal. “Pelaku malah Lebaran dalam sel. Kapolsek menginstruksikan kita agar meningkatkan keamanan wilayah,” tutup Tri. (ps/ari)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template