Warga Bolang Keluhkan Peternakan Ayam - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Warga Bolang Keluhkan Peternakan Ayam

Warga Bolang Keluhkan Peternakan Ayam

Written By Mang Raka on Sabtu, 18 Juni 2016 | 13.00.00

TIRTAJAYA,RAKA- Sebagian warga Kampung Desa Bolang, Kecamatan Tirtajaya, resah terhadap serbuan lalat hijau sejak awal pekan hingga sekarang, Senin (1/9) kemarin. Disinyalir, lalat hijau yang menyerbu ke pemukiman penduduk berasal dari lokasi peternakan ayam yang berjarak tidak lebih dari 100 meter.
Menurut pemilik warung Ida, serbuan lalat hijau di area pemukiman penduduk memang mengundang keresahan di kalangan warga desa setempat. Bahkan, serbuan lalat-lalat hijau tersebut sering kali terjadi seiring musim panenan di lokasi peternakan ayam. "Lalat-lalat hijau ini berasal dari lokasi peternakan ayam yang sedang melaksanakan masa panenan," jelas ibu dua anak itu.
Awal bulan ini, jelas dia, lokasi peternakan ayam yang berada di tengah sawah, sudah memasuki masa penjualan. Sebab itu, jelas dia, setiap hari sejak awal pekan hingga sekarang, warga setempat harus menghadapi serbuan ribuan lalat hijau yang beterbangan hingga ke dalam rumah mereka. "Kita resah takut lalat-lalat itu menyebarkan penyakit, apalagi lalat itu berasal dari lumbung kotoran hewan di lokasi peternakan. Terutama kami jijik pada lalat berwarna hijau ini yang sering nibrung pada jam-jam makan keluarga kami," ungkap dia.
Suami Ida, wakil, juga mengamini keterangan warga dusunnya, bahkan selaku perwakilan warga dusun setempat, sekaligus mewakili pemerintahan desa pernah meminta anjuran pada petugas di kantor Badan Lingkungan Hidup Daerah Karawang terkait fenomena lalat ini, agar tidak menjadi permasalahan warga. "Kita sudah tanyakan ke BPLHD tentang fenomena lalat hijau ini supaya dituntaskan oleh BPLHD," kata dia.
Menurut pengaduan warga, ulas Kepala Dusun Kobakkarim, Desa Bolang ini, serangan lalat hijau kerap kali muncul di pemukiman penduduk bersamaan berlangsungnya musim panen ayam di salah satu lokasi peternakan ayam. Seperti diakui, lokasi peternakan ayam tersebut berdiri tidak jauh dari areal permukiman warga. Keluhan lainnya, jelas dia, selain khawatir bakalan mengundang wabah penyakit hewan, selama musim penjualan hewan ternak udara di pemukiman kerap timbul bau tidak sedap jika arah angin kebetulan berhembus ke pemukiman warga dan mereka marasa terganggu utamanya soal pernafasan. "Selain menyebabkan serangan hama lalat, juga mengeluarkan bau tidak sedap ketika berlangsung proses pembersihan kandang hewan ternak. Terutama saat proses pengangkutan kotoran hewan ternak yang digunakan sebagai pupuk kompos," jelasnya.
Seperti diketahui, berdasarkan keterangan dari sejumlah warga yang selama ini bermukim dekat lokasi peternakan ayam, serangan hama lalat ini terjadi bukan pada pagi atau siang hari, tapi selama 24 jam. Warga merasa terganggu baik dari segi kebersihan maupun dari segi kesehatan mereka. "Jadi tiap hari yang kita kerjakan adalah memasang perangkap lalat. Kertas kita lumuri lem lalat istilahnya, di situlah lalat itu tertempel. Biasa dalam sehari itu sampai beberapa kertas yang kita bakar," kata Endang, salah satu warga di desa setempat.
"Lalatnya sering kali muncul dalam jumlah banyak, bahkan bentuk lalat hijau ini besar-besar. Ini membuat kami resah pada masalah kebersihan dan kesehatan, karena lalat-lalat ini berasal dari tumpukan kotoran hewan di lokasi peternakan, sehingga bisa membawa penyakit pada warga," lanjutnya.
Warga meminta Badan Lingkungan Daerah bisa memperhatikan masalah ini. Apabila tidak diperhatikan, dikhawatirkan lama-lama warga di dusun setempat yang akan mengambil tindakan tegas. Pantauan dari lokasi peternakan, sejak awal pekan hingga akhir pekan ini volume aktifitas penjualan hewan ternak di lokasi peternakan ayam Dusun Bolang, Desa Bolang, Kecamatan Tirtajaya, meningkat sejak dua pekan lalu. Diketahui, menurut salah satu pekerja yang ditemui, kegiatan penjualan ayam ternak akan terus meningkat.(fah)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template