Ulama Kecam Kebijakan Pemkab - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Ulama Kecam Kebijakan Pemkab

Ulama Kecam Kebijakan Pemkab

Written By Mang Raka on Rabu, 15 Juni 2016 | 16.00.00

-Insentif Guru Ngaji Tidak Layak

LEMAHABANG WADAS, RAKA- Seperti tahun sebelumnya, ribuan guru ngaji bakal mendapati insentif dari APBD Karawang jelang Idul Fitri. Besaran insentif yang sama dengan kuota tetap ini mulai didistribusikan kepada para ustad pada 17 Juni ini.
Dalam setahun, pengajar ilmu agama dan akhlak masyarakat itu dijatah Rp 1,2 juta pertahun atau Rp 100 ribu perbulan. Staf Kecamatan Lemahabang, Abdul Fatah mengatakan sebanyak 167 guru ngaji atau ustad bakal menerima insentif dari Pemkab berdasarkan SK Bupati Nomor 978/Kep.293-Huk/2016. Besaran insentif tersebut adalah Rp 1,2 juta pertahun. Ini akan mulai dibagikan bersama Kecamatan Telagasari pada 17 Juni mendatang dengan sistem pembayaran tunai. Di Lemahabang sendiri, terus mantan Sekdes Ciwaringin ini, paling banyak terdapat di Desa Karyamukti dan Lemahabang. Rata-rata per desa ada sekitar 15-20 ustad. Semuanya, hasil data yang diambil oleh pemerintah desa, bukan dari Kantor Urusan Agama (KUA). Ia berharap, pembagian kali ini merata dan tidak ada kendala lagi, khususnya dalam pendataannya. "Di Lemahabang itu ada 167 ustad, nanti akan menerima insentif Rp 1,2 juta pertahunnya pada 17 Juni," tandas dia.
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Telagasari KH Jufri Assalamie mengatakan insentif Pemkab Rp 100 ribu dianggap sebagai bantuan yang tidak layak bagi pencerah umat. Angka tersebut harusnya segera disesuaikan. Ia sangat menyayangkan sikap tidak hormat pemerintah pada guru ngaji. Distribusi insentif yang kurang layak itu malah diberikan dengan cara mengumpulkan para ustad dua kecamatan. Mereka terus Jufri dipaksa antri demi mendapat bantuan insentif tersebut. Seolah-olah seorang guru ngaji mengejar-ngejar hal-hal remeh temeh. "Masyarakat seperti orang yang tidak butuh ustad, mengkoordinir guru ngaji saja untuk distribusi insentif, harus dibikin antri, astaghfirullah," ungkap Jufri menghela dada. (rud)
Berbagi Artikel :

1 komentar:

  1. wah,bener pelecehan nih pemkab guru ngaji cuman di gajih seratus ribu perbulan,padahal kerja nya jelas untuk, malah kalah sama PNS gajih nya yang mana mereka kadangkala gak jelas juga kerjanya..

    BalasHapus

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template