Truk Berat Rusak Jalan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Truk Berat Rusak Jalan

Truk Berat Rusak Jalan

Written By Mang Raka on Senin, 27 Juni 2016 | 16.00.00

-Banyak Aturan tak Diindahkan

RENGASDENGKLOK,RAKA- Kelebihan muatan pada kendaraan berat seperti truk yang sering melintasi jalan-jalan sepanjang wilayah utara Karawang, sering menjadi penyebab kerusakan jalan dan rentan memicu terjadinya kecelakaan. Hal ini diperparah dengan lemahnya proses pengawasan dan penegakan peraturan perundang-undangan yang mengatur tentang batas muatan yang diperbolehkan. Warga diminta memahami pedoman berlalu-lintas yang baik, agar tidak menimbulkan kecelakaan.
Dikatakan pengamat tansportasi Hamim menyatakan bahwa permasalahan kelebihan muatan tersebut, Dinas Perhubungan harus melakukan pengawasan optimal sesuai dengan Undang-undang Nomor 22 tahun 2009. "Kita meminta agar dinas perhubungan dan pihak kepolisian dapat bekerjasama dan berkoordinasi dengan baik, masalah over loading atau kelebihan muatan ini harus segera diatas,” ucap dia.
Dirinya menegaskan bahwa, para tengkulak maupun petani yang selama ini memanfaatkan akses jalan masyarakat, agar dapat memahami secara utuh aturan main pemakaian jalan, mengingat kebanyakan kerusakan jalan diakibatkan oleh truk-truk bermuatan tinggi. "Makanya sekali lagi, dishub harus tegas, itu saja kuncinya. Dishub pun berhak untuk melakukan punishment terkait administrasi mobil yang kedapatan melanggar, baik pencabutan KIR kendaraan maupun yang lainnya. Kalau memang nanti diketemukan sebuah pelanggaran yang berat, ya silahkan serahkan kepada pihak kepolisian,” ujarnya menambahkan.
Dirinya pun memberikan solusi terkait banyaknya angkutan muatan berskala berat yang selama ini lolos dari proses pemeriksaan. "Jumlah personil dan petugas dilapangan saya pikir harus ditambah dan diarahkan agar mereka berlaku tegas terhadap para pelanggar," katanya.
Ia juga meminta para pengemudi truk berlaku tertib dan mentaati aturan. "Truk jangan melanggar muatan supaya umur jalan dan jembatan tercapai. Mereka sendiri yang harus sadar. Jangan tunggu melanggar dulu, lalu minta ditindak," katanya.
Kesadaran harus dimulai dari para pengguna jalan. Ia menganalogikan, seperti lampu merah, segala peraturan diciptakan untuk ditaati. "Jembatan timbang itu hanya alat. Kesadarannya ada di kita. Seperti lampu merah, kalau merah ya jangan diterobos," ungkapnya.(fah)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template