Tradisi Seba Nagri Purwakarta - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Tradisi Seba Nagri Purwakarta

Tradisi Seba Nagri Purwakarta

Written By Mang Raka on Senin, 06 Juni 2016 | 13.00.00

Petani Desa Setor Hasil Panen ke Pemda

PURWAKARTA, RAKA - Aparat desa se Kabupaten Purwakarta berkumpul di Taman Pasanggrahan Padjadjaran, kompleks Taman Maya Datar Purwakarta Sabtu (4/6). Kedatangan mereka sama sekali bukan dalam rangka demonstrasi, tetapi mereka datang untuk menyerahkan sebagian kecil hasil produksi pertanian kepada pemimpin mereka. Tradisi ini dikenal sebagai Seba Nagri. Mereka yang memadati Taman Pasanggrahan Padjadjaran sejak pagi buta ini kemudian disambut oleh Wakil Bupati Purwakarta Dadan Koswara.
Dadan yang hadir dengan mengenakan pakaian serba hitam langsung menghampiri seluruh aparat desa yang telah menunggu kehadiran pemimpin mereka. Menurut Dadan, Seba Nagri telah menjadi tradisi di Purwakarta sebagai perwujudan rasa syukur kepada Allah SWT atas hasil pertanian yang melimpah. Dia berujar, sebagian dari tanda rasa syukur itu adalah ikhtiar memberi kepada sesama, apalagi sekarang menjelang Bulan Ramadan, saat dimana segenap kebaikan dilipatgandakan. “Ini bentuk rasa syukur mereka. Ditambah Bapak Presiden Jokowi sudah mengeluarkan Keppres tentang ketahanan pangan. Kami di Purwakarta melaksanakan itu dengan patuh," kata Dadan.
Dalam sambutannya, Dadan menekankan, agar seluruh petani di desa dapat meningkatkan produksi pertanian mereka, agar Purwakarta mencapai prestasi swasembada di bidang pertanian. Terlebih, menurut dia Purwakarta, sudah memiliki pasar induk yakni Pasar Induk Cikopo, sehingga distribusi hasil pertanian selain dapat dilakukan secara cepat juga mampu menekan ‘distribution cost’. “Pasar Induk Cikopo sudah dapat diisi oleh produk pertanian Purwakarta sendiri. Letaknya sangat strategis, sehingga saat menghadapi bulan Ramadan dan Idul Fitri, Purwakarta tidak khawatir kekurangan bahan pangan," papar dia.
Ketua Tim Penggerak PKK Anne Ratna Mustika yang turut hadir di lokasi acara, menyatakan siap mendukung langkah Wakil Bupati Dadan Koswara. Ia menuturkan, ketersediaan bahan pangan akan sangat berpengaruh pada kesejahteraan keluarga yang merupakan salah satu sektor yang dia perjuangkan melalui gerakan PKK. Senada dengan Dadan, Anne menganggap Seba Nagri hanya merupakan satu istilah saja tanpa mengurangi substansi terdalam yang terkandung dalam acara ini yakni pembuktian rasa syukur terhadap hasil panen yang melimpah. “Intinya tasyakur bin ni’mah ya, jangan terjebak pada istilah kemudian kita menyimpulkan ini acara pengumpulan sesajen. Sama sekali bukan. Hasil pertanian yang terkumpul akan dikembalikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Fokusnya kali ini pengumpulan beras," jelas Anne.
Selain itu, masih menurut Anne, Seba Nagri menjadi barometer produksi pertanian di masing-masing wilayah di Purwakarta, sehingga ke depan dapat diidentifikasi potensi wilayah-wilayah tersebut dalam menopang kebutuhan pangan di Purwakarta. “Pemerintah Daerah bisa melakukan identifikasi produksi pertanian unggulan masing-masing wilayah melalui acara ini," pungkasnya. (awk)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template