Sudah 4 PSK Kedoya Kena Virus HIV/AIDS - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Sudah 4 PSK Kedoya Kena Virus HIV/AIDS

Sudah 4 PSK Kedoya Kena Virus HIV/AIDS

Written By Mang Raka on Rabu, 22 Juni 2016 | 16.00.00

CILAMAYA WETAN, RAKA - Lokalisasi Kedoya di Dusun Kebon 2 Desa Tegalsari memang tutup total aktivitasnya selama Ramadan. Namun, lokalisasi yang berdiri di atas tanah pengairan Kali Bawah ini bukan berarti sepi peminat. Berdasarkan data dari tahun ke tahun, hilir mudik Pekerja Seks Komersial (PSK) luar Karawang terus terjadi meski di hari-hari biasa. Bahkan, disebutkan 4 dari 25 PSK Kedoya ini dinyatakan positif HIV/AIDS.
Kaur Trantib Desa Tegalsari, Cecep Suprjadi mengatakan tarif yang murah yaitu sekitar Rp 50-100 ribu sekali pakai, membuat lokalisasi yang dulunya berada di pemukiman warga ini semakin subur didatangi lelaki hidung belang. Tidak itu saja, PSK yang beroperasi di lokasi juga mayoritas pendatang dari Indramayu, Subang bahkan Karawang sendiri. Bahkan hasil pemeriksaan rutin sampel darah, selama 3 tahun terakhir sudah 4 PSK idap HIV/AIDS. Mereka, saran dia, sebaiknya segera direhabilitasi supaya tidak menularkan kepada warga yang lain. "Iya sih ada 4 yang sudah positif mah, diajak direhabilitasi ada yang mau ada yang tidak mau," tandas dia.
Lebih jauh Cecep menambahkan, lokalisasi ini sebenarnya merupakan bangunan liar karena berdiri di atas tanah pengairan Kali Bawah. Walaupun tutup selama Ramadan, namun bisa saja buka di hari-hari biasa. "Ramadan tutup total, kita sudah diberikan arahan dari polsek dan Pol PP untuk mengantisipasi jika sesekali ada PSK atau lelaki hidung belang yang masih beroperasi di sini," kata dia.
Cecep berharap Dinas Kesehatan terus melakukan pemantauan soal perkembangan kesehatan para PSK disini. Termasuk upaya rehabilitasi yang belum maksimal. Karena lokasi ini dulunya bermukim di sekitaran lingkungan warga, sampai akhirnya berpindah di samping kali, dan dinamakan Kedoya. Tahun kemarin terus Cecep, ia memiliki data identitas lengkap nama dan alamat para PSK. Memang sebut dia, hampir 90 persen PSK dan penikmat seksnya adalah orang luar Desa Tegalsari, namun tetap saja yang buruk itu adalah citra masyarakat Tegalsari pada umumnya. "Kami sekarang tidak memiliki data lengkap identitas para PSK itu, ya memang dulu ada, rata-ratanya dari luar desa," tandas dia. (rud)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template