Sosialisasi Jamban Masih Perlu di Cintawargi - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Sosialisasi Jamban Masih Perlu di Cintawargi

Sosialisasi Jamban Masih Perlu di Cintawargi

Written By Mang Raka on Kamis, 30 Juni 2016 | 13.30.00

TEGALWARU, RAKA - Kendati tidak semua warga melakukan hal sama, namun Pemerintah Desa Cintawargi diharapkan melakukan sosialisasi pentingnya jamban bagi warganya di Kampung Cikamuning. Terlebih masih puluhan warga di kampung itu yang buang hajat besar (BAB) di saluran sungai yang melintasi kampung tersebut.

Dikatakan warga setempat,Ijang (40), kondisi ekonomilah yang membuat dirinya belum bisa membangun MCK di lingkungan rumahnya. Bahkan kala musim kemarau dirinya dan keluarganya terpaksa membuang air bersih di kebun. "Kami juga tidak ingin melakukan ini, tetapi kami juga harus tetap buang hajat. Malah, kadang kami tidak perduli sekalipun lokasi buang hajatnya jauh tetap kami tempuh," ucap Ijang, seraya menambahkan kalau malam karena kondisinya yang gelap terpaksa buang hajatnya di kebun.
Lain lagi Lala (37) ibu rumah tangga di kampung yang sama, dirinya juga tidak ingin ada anggota keluarga yang membuang hajat di saluran air sungai akan tetapi karena sudah menjadi kebiasaan maka anak-anak di wilayah itu sering melakukan buang air bersih di saluran Cikumpeni.  "Namanya anak-anak. Soalnya mereka sering buang hajat besar di sungai, bukan maksudnya membiarkan tetapi karena sudah jadi kebiasaan mereka. Tapi tidak selamanya begitu. Sekarang ini kan bapaknya anak-anak sedang membangun MCK yang lebih baik dari sebelumnya," ujarnya.
Di tempat terpisah Karya (44) pemilik sarana MCK di atas Sungai Cikumpeni memaparkan, tempat membuang air besar yang dimilikinya saat ini menjadi pusat membuang air besar sementara warga sekitar. Kadang pun bukan saja warga akan tetapi ketika masyarakat yang tengah melintas dan kebetulan sakit perut dan ingin BAB pun mampir.  "Posisi kami ini diatas sungai maka wajar kalau warga yang lainnya juga melakukan buang air besar di atas sungai. Kadang sepulang atau berangkat ke hutan saja ada pula yang melakukan Buang air besar di jamban dan antre lagi. Karenanya kami berharap pemerintah bisa membuatkan sarana membuang air besar yang layak," ujarnya. (yfn)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template