Sepanjang 1 Km Jalan Badami Loji Berpotensi Laka - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Sepanjang 1 Km Jalan Badami Loji Berpotensi Laka

Sepanjang 1 Km Jalan Badami Loji Berpotensi Laka

Written By Mang Raka on Kamis, 16 Juni 2016 | 14.00.00

PANGKALAN, RAKA - Setelah perbaikan jalan berlubang yang dilakukan pabrik semen di ruas Jalan Badami Loji, yang menjadi jalur utama armada pabrik tersebut, ternyata kiloan meter lagi kondisi jalan rusak masih mewarnai jalan utama di selatan Karawang itu. Bukan hanya lubang jalan tetapi juga jalan retak tersebar secara acak disepanjang 1 km jalur wisata tersebut.

Hal itu terungkap saat RAKA, kemarin (15/6) memantau kondisi jalan yang menjadi jalur mudik itu. Di mulai dari Karawang Barat, tepatnya di Badami, total jalan yang retak dan berlubang mencapai sekitar 1 km dan tersebar di sejumlah titik. Seperti sekitar pemungutan retribusi milik Dishub, dan sepanjang jalan Sungai Tarum Timur - Jati pun banyak yang berlubang dan retak.
Lalu di pertigaan menuju jembatan perbatasan Karawang - Bekasi yaitu di jembatan Saphon pun jalannya retak-retak sekitar 10 meter dan di jembatan Nyangkokot pun mengalami keretakan. Lalu Pasar Kaligandu sama mengalami kerusakan, hingga jalur menuju ke selatannya jembatan perbatasan Telukjambe Barat dan Kecamatan Pangkalan pun aspalnya bahkan terkelupas dan besi beton pun tampak.
Terus ke selatannya, Di Ujung perbatasan Desa Tamanmekar dan Tamansari mengalami kerusakan yang sama. Beton jalan mengalami penurunan dan dempet ke bahu jalan. Sehingga badan jalan terkesan menyempit. Selain di depan rumah makan Saung Kuring hingga ke pintu masuk goa Dayeh pun banyak jalan yang retak dan berlubang, serta yang parahnya lagi di depan sekolah dasar drainase pun malah bermasalah kadang menggenangi jalan utama Badami-Loji.
Lalu ke Parung Laksana Desa Tamansari di ruas jalan depan pos Karang Taruna dan di titik jalan tepat penampungan pasir pun mengalami retak dan berlubang dan di titik setelah pabrik Semen Garuda pun di dekat pagar pengaman jalan bahkan retak hingga jalan pun agak miring dan memasuki Desa Ciptasari, Kecamatan Pangkalan ruas jalan yang rusak mencapai 10 meter dan hanya sebelah kanan jalan saja yang kadang pengendara berebut jalan yang lebih baik.
Roni (27) pengendara motor yang setiap hari melintasi jalan utama Badami Loji mengatakan, untuk motor kondisi jalan berlubang dan retak memang amat mengganggu. Kondisi tersebut bukan saja rawan kemacetan tetapi juga rawan kecelakaan. "Sudah seharusnya ruas-ruas jalan berbahaya itu diperbaiki. Sehingga tidak ada lagi pengendara motor yang jadi korban jalan itu," tandas Roni.
Hal sama diungkapkan Sulastri (29) warga Kampung Baregbeg, Desa Wanasari. Dibanding sebelum jalan itu diperbaiki kondisinya lebih parah lagi. Malah sering kali terjadi kecelakaan akibat melintas jalan rusak tersebut. "Memang sih tidak separah dulu waktu tahun 2012, tapi dengan kondisi sekarang yang celaka akibat jalan itu tetap banyak," tandasnya.
Ditempat terpisah, Dabusi (40) warga Kampung Bunder, menambahkan yang dikhawatirkan oleh warga di ruas dekat pagar pengaman Sungai Cibeet setelah pabrik semen karena jalan miring dan amblas arus lalulintas sering macet. Laju kendaraan tertahan dan harus antre bergerak perlahan agar tidak bertabrakan. "Kalau bisa sih di ruas dekat pagar pengaman Cibeet itu yang diperbaiki agar aman dari kecelakaan," katanya. (yfn)


Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template