Ramadan, Pengemis Musiman Menjamur - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Ramadan, Pengemis Musiman Menjamur

Ramadan, Pengemis Musiman Menjamur

Written By Mang Raka on Senin, 20 Juni 2016 | 15.00.00

RENGASDENGKLOK,RAKA- Fenomena pengemis musiman ternyata tak hanya terjadi di perkotaan saja. Di daerah pinggiran pun permasalahan tersebut nyata-nyata masih lazim ditemui. Desakan ekonomi yang menghimpit apalagi menjelang lebaran, membuat pengemis musiman itu makin menjamur. Keberadaan mereka pun menuai kecaman. Sebab, ditengarai keberadaan pengemis musiman justru dijadikan ajang eksploitasi ekonomi oleh bandar pengemis. Satpol PP pun berjanji akan segera turun ke lapangan untuk mengecek kebenaran informasi tersebut.
Mintarsih (48), pengemis musiman yang biasa mangkal di pasar tradisional berujar, ia terpaksa mengemis karena sudah sekian bulan tidak bekerja. Padahal, di bulan suci ini, kebutuhan semakin banyak utamanya saat lebaran tiba. "Untuk memenuhi itu semua saya terpaksa mengemis selama bulan Ramdhan untuk menambah pemasukan sata buat nanti Idul Fitri. Saya sudah lama menganggur, dan kebingungan untuk mencari uang," ungkapnya.
Kecurigaan akan fenomena ini pun menyeruak, Husna Bahreisy, warga Warudoyong, Kecamatan Rengasdengklok menuding kemunculan mereka disengaja oleh para bandar pengemis untuk meraup keuntungan. "Ironis sekali kalau keberadaan mereka justru menjadi ajang eksploitasi oleh sekelompok orang untuk mereguk untung. Satuan Polisi Pamong Praja kudu bergerak cepat sebelum jumlah pengemis dadakan itu bertambah," pintanya.
Disisi lain, Komandan Regu Satpol PP Kecamatan Rengasdengklok, Wahyu mengaku hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan pasti soal adanya pengemis musiman yang makin banyak di Rengasdengklok. "Tidak ada laporan dari masyarakat, tapi kita bersama jajaran untuk keamanan wilayah Rengasdengklok, terutama di wilayah pasar yang saat ini padat aktivitasnya," jelas dia.
Meski begitu, Wahyu segera menerjukan personilnya unruk mengkonfirmasi kebenaran informasi itu. Langkah ini dilakukan untuk menghindari gangguan di tengah-tengah masyarakat. "Bagaimanapun kita harus saling memperingatkan satu sama lain. Apalagi ini bulan Ramadan. Agar tidak menggangu kelancaran dan kekhusyukan beribadah masyarakat," tutupnya. (fah)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template