PT IBR Dituding Buat Laporan Palsu - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » PT IBR Dituding Buat Laporan Palsu

PT IBR Dituding Buat Laporan Palsu

Written By Mang Raka on Rabu, 29 Juni 2016 | 12.00.00

- WAPLI Bakal Melapor ke Polisi

PURWAKARTA,RAKA - Koordinator Wahana Pencinta Lingkungan Indonesia (WAPLI) Purwakarta Teddy M Hartawan, segera melaporkan PT Indo Bharat Rayon (IBR) yang telah divonis pidana Pengadilan Negeri (PN) Purwakarta karena terbukti mencemari Rawa Kalimati, di Desa Cilangkap Kecamatan Babakan Cikao.
"Kami akan laporkan PT IBR ke polisi karena memberikan keterangan palsu selama di persidangan kasus pencemaran Kalimati," ujar Teddy kepada wartawan, belum lama ini.
Alasannya, Tedi mengatakan, selama persidangan kuasa hukum PT IBR Mohammad Mas Khudri dan perwakilan PT IBR Shibnath Agrawalla selalu membantah melakukan open dumping bahkan membantah bahwa material yang membuat dangkal adalah limbah batu bara jenis B3. "Keterangan palsunya mereka selama persidangan membantah membuang limbah batu bara ke Kalimati, bahkan mereka menyebut di Kalimati bukan B3. Jelas itu keterangan palsu," ujarnya.
Soalnya, selama tahap penyelidikkan, PT IBR telah menandatangani kesepakatan penyelesaian sengketa dengan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) dan Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Purwakarta, pada 17 Oktober 2011. "Di kesepakatan itu jelas mereka mengakui adanya open dumping ke Kalimati bahkan mengakui material di Kalimati berupa limbah batu bara jenis B3. Sedangkan selama di pengadilan mereka membantah itu semua, jelas mereka memberikan keterangan palsu," ujar dia.
Tidak hanya itu, dalam kesepakatan itu PT IBR malah menyetujui dan menyanggupi untuk memperbaiki kerusakkan lingkungan di Kalimati. Kesepakatan itu dibubuhi materai Rp 6000 dan ditandatangani oleh Halim Setiono dari PT IBR, lalu Cicilia Sulastri selaku Asisten Deputi Penyelesaian Sengkete Lingkungan KLH dan Endang Koswara selaku Kepala BLH Purwakarta. "Mereka jelas-jelas menyetujui akan memperbaiki dampak kerusakkan lingkungan di Kalimati. Di pengadilan mereka memberikan keterangan berbeda," ujarnya.
Ia mengaku, akan melaporkan dugaan keterangan palsu itu ke Polda Jabar. "Segera kami layangkan laporan pengaduannya," ujarnya.
Sebelumnya, dalam pembelaan kuasa hukum PT IBR, akan melaporkan Teddy M Hartawan selaku pelapor kasus tersebut dengan dugaan pencemaran nama baik dan laporan palsu. Namun belakangan, dalam putusan di PN Purwakarta yang dipimpin Barita Sinaga, itu ditolak karena tidak berkaitan. Menanggapi itu, perwakilan PT. IBR oleh kuasa hukumnya, Mohammad Mas Khudri mengaku tidak gentar dengan tudingan itu. Meski begitu, ia tidak berkomentar banyak. "Kami masih fokus untuk memikirkan untuk banding atas putusan PN Purwakarta, jadi tidak bisa komentar banyak," ujar Khudri.
Diketahui, PN Purwakarta memvonis PT IBR bersalah dan dijatuhi denda Rp 1.5 miliar, pidana penjara selama 1 tahun dengan percobaan selama dua tahun lalu kewajiban untuk memperbaiki Kalimati. (gan)

Tudingan WAPLI
- PT IBR membuat laporan palsu soal open dumping di Kalimati
- Kalimati dangkal akibat limbah B3 dari PT IBR

Langkah WAPLI
- Akan membuat laporan pengaduan ke Polda Jabar

Antisipasi PT IBR
- Tak gentar dengan tudingan WAPLI
- Fokus banding atas vonis PN Purwakarta
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template