Potensi Pajak Belum Digali Serius - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Potensi Pajak Belum Digali Serius

Potensi Pajak Belum Digali Serius

Written By ayah satria on Kamis, 09 Juni 2016 | 16.23.00

KARAWANG, RAKA - Potensi pendapatan dari sektor pajak sampai saat ini belum maksimal digali secara serius oleh pemerintah Karawang. Selama ini masih banyak objek pajak yang belum tersentuh untuk dijadikan pendapatan asli daerah.
"Pemkab Karawang harus mampu memaksimalkan potensi pajak yang ada untuk menjadi pemasukan bagi pemerintah agar bisa dimanfaatkan untuk pembangunan Karawang. Mulai dari pajak hotel, restauran, tempat hiburan dan pajak potensial lainnya," ungkap anggota Komisi B DPRD, Natala Sumedha, kemarin.
Dikatakannya, untuk memaksimalkan potensi pendapatan dari sektor pajak pemerintah Karawang harus banyak berinovasi dan bekerja keras. Salah satunya mendata kembali tempat hiburan, restauran dan lainnya secara benar dan detail. "Potensi yang belum dimaksimalkan cukup besar, harusnya itu menjadi salah satu fokus kinerja pemerintahan sekarang yang selama lima tahun kemarin sudah memimpin," ungkapnya.
Dengan capaian yang belum maksimal, pemerintah harus berani menerapkan sistem online, ini guna meminimalisir kebocoran yang ada. Setelah dilakukan data ulang, sistem untuk pengambilan pajak harus sudah berani menerapkan sistem online," kata Natala.
Karena menurutnya, data yang saat ini menjadi sumber pajak pemerintah masih belum sesuai lapangan. Untuk restauran saja, masa hanya ada sekitar 289 titik, sementara bisa dilihat suburnya pertumbuhan restauran, belum tempat hiburan yang harusnya pajak bisa dipungut tapi justru karena belum ada izin banyak yang belum bisa ditarik PAD nya oleh DPPKAD," jelasnya.
Sebelumnya, Yayat Hidayatullah, Kabid Pajak DPPKAD Karawang mengakui kalau selama ini untuk PAD khusus dari pajak miras belum ada, hal itu terkait belum adanya regulasi yang mengatur pajak dari miras. "Untuk miras belum ada PAD, tapi jika kedepan dari miras akan dioptimalkan dengan sebelumnya sudah ada regulasi pajak miras, DPPKAD dalam hal ini pajak satu siap mendukung langkah pemerintah Karawang," ungkapnya, Jumat (20/5).
Terkait pajak dari tempat hiburan, dia mengatakan kalau untuk saat ini pendapatan PAD dari sektor tempat hiburan tahun 2015 baru terealisasi sekitar 3.968.855.612 dan untuk tahun 2016 selama periode Januari hingga April terealisasi sekitar 2.346.436.501. "Jika ditanya sudah maksimal, belum bisa dikatakan maksimal, karena itu baru yang sudah berizin. Sementara diduga banyak tempat hiburan yang belum berizin, sehingga sulit untuk ditarik pajaknya yang secara langsung tidak menjadi PAD Karawang," tegasnya. (dri)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template