Pilkades Ulang Terkatung-katung - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Pilkades Ulang Terkatung-katung

Pilkades Ulang Terkatung-katung

Written By Mang Raka on Kamis, 02 Juni 2016 | 18.40.00

KARAWANG, RAKA - Titik terang pemilihan kepala desa ulang di Desa Situdam Jatisari, Desa Sumurgede Cilamaya Kulon dan Desa Bengle Majalaya, hingga saat ini masih gelap. Padahal sebelumnya telah digelar pertemuan antara BPD dan warga dari tiga desa bersama Seketaris Daerah Karawang Teddy RUsfendi Sutisna.
Kepala Bidang Pemerintahan Desa BPMPD Karawang Budiman Ahmad mengakui untuk eksekusi putusan Mahkamah Agung terkait tiga desa harusnya sudah bisa disikapi oleh Bagian Hukum Setda Pemkab Karawang. "Harusnya sudah ada kejelasan oleh Kabag Hukum, karena ranahnya memang ada di kabag hukum," ungkapnya.
Dikatakannya, terkait putusan MA, sudah jelas tinggal bagaimana penyikapan bagian hukum. "Kita dalam hal ini BPMPD tinggal menunggu keputusan kabag hukum," ujarnya.
Ditambahkannya, termasuk Desa Sukaratu Kecamatan Cilebar yang harus digelar pemilihan antar waktu karena kepala desa yang definitif meninggal dunia. Untuk Desa Sukaratu, BPMPD sudah melakukan studi banding ke Kabupaten Purwakarta untuk masalah yang sama.
Setelah hasil studi banding diserahkan kebagian hukum, hingga sekarang tidak ada kejelasan kapan peraturan bupati untuk melaksanakan pemilihan antar waktu turun.
"Kita juga sedang menunggu perbup yang sampai saat ini kabag hukum belum juga memberikan kejelasan, padahal hasil kajian BPMPD bersama BPD dan warga di sana sudah diserahkan jauh-jauh hari, tapi kejelasan perbup belum juga ada," jelas Budiman saat dihubungi Radar Karawang.
Seketaris Daerah Karawang Teddy Rusfendi Sutisna saat dikonfirmasi mengakui kalau hasil rapat sudah disampaikan kepada Bupati Karawang. "Saya sudah berikan laporan dan masukan, tapi memang belum ada jawaban," katanya saat ditemui, Rabu (1/6).
Dia juga menyarankan untuk menanyakan persoalan ini kepada Kepala Bagian Hukum Setda Pemkab Karawang Kiki Saubari. Menurutnya, ranah eksekusi ada di bagian hukum. "Coba tanya bagian hukum kang," singkatnya.
Sayangnya, Kepala Bagian Hukum Pemkab Karawang Kiki Saubari saat hendak ditemui tengah tidak berada di kantornya. (dri)
Berbagi Artikel :

2 komentar:

  1. Terus, fungsi bupati bagaimana ? Mestinya beliau segera perintahkan Kabag Hukum menyusun Perbup. Kan rambu-rambu hukumnya sdh ada.

    BalasHapus
  2. Sampai saat ini fungsi Bupati&bagian hukum setda Karawang terlihat tutup mata tutup telinga,seolah permasalahan dan kepastian hukum penyelenggara pemerintah Desa di anggap tidak terlalu penting,makanya kepastian hal terkait jadi terkatung-katung...

    BalasHapus

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template