Perda Dicabut, 60 Persen Tenaga Lokal Tetap Jalan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Perda Dicabut, 60 Persen Tenaga Lokal Tetap Jalan

Perda Dicabut, 60 Persen Tenaga Lokal Tetap Jalan

Written By Mang Raka on Jumat, 17 Juni 2016 | 19.30.00

KARAWANG, RAKA - Para pengusaha diminta tidak bereuforia dengan dibatalkannya Peraturan Daerah No 1 Tahun 2011 tentang Ketenagakerjaan oleh pemerintah pusat.
Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Karawang Fadludin Damanhuri mengatakan, para pengusaha harus tetap memberikan kesempatan kerja bagi warga Karawang. "Setelah perda dicabut, tetap perusahaan-perusahaan harus memperhatikan tenaga kerja lokal. Jangan sampai dicabutnya perda jadi euforia kalangan industri dan menomorduakan tenaga kerja lokal," ucapnya.
Dikatakannya, pada dasarnya Kadin memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi siapapun, baik warga asli Karawang ataupun pendatang untuk bekerja di perusahaan yang ada di daerah ini. Tapi, dia pun mengapresiasi adanya Perda No 1 Tahun 2011 yang salah satunya mengatur soal komposisi ketenagakerjaan. "Perda ini sebagai bentuk perhatian pemkab terhadap masalah ketenagakerjaan di Karawang," katanya.
Sementara Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Suroto mengaku tidak jadi masalah jika Perda Ketenagakerjaan dicabut. Karena hingga saat ini pengelola kawasan bersama Apindo, Forum HRD, dan Pemkab Karawang sudah sepakat mengenai komposisi jumlah tenaga kerja 60 persen lokal, 40 persen luar daerah. "Ada atau tidak, itu tidak jadi masalah," katanya.
Ia melanjutkan, komposisi tenaga kerja tersebut sebetulnya meringankan beban perusahaan. Salah satunya, perusahaan tidak lagi harus menyewa kendaraan untuk menjemput dan mengantar pulang karyawannya. "Sebetulnya komposisi itu menguntungkan perusahaan kok," katanya.
Minimnya keahlian warga lokal yang disebut-sebut bisa menyulitkan perusahaan, menurut Suroto itu juga sudah tidak jadi soal. Pasalnya, saat ini sudah ada program magang dari perusahaan, sebelum calon tenaga kerja itu resmi bekerja. "Tahun ini sudah ada 500 perusahaan yang menjalankan program magang. Kalau dihitung, diperkirakan ada 25 ribu tenaga kerja baru yang direkrut," katanya. (psn/asy)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template