Peran Linmas Harus Ditingkatkan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Peran Linmas Harus Ditingkatkan

Peran Linmas Harus Ditingkatkan

Written By Mang Raka on Rabu, 22 Juni 2016 | 15.00.00

RENGASDENGKLOK,RAKA- Peran Perlindungan Masyarakat (Linmas) harus semakin dilibatkan untuk mendeteksi secara dini dampak penyakit masyarakat yang akan ditimbulkan. Oleh karena itu, pola komunikasi antar perangkat desa itu harus diintesifkan semaksimal mungkin. Cara itu diyakini bakal meredam dan menangkal sejak dini fenomena penyakit masyarakat tersebut.
Camat Rengasdengklok Asep Wahyu Suherman menjelaskan, bahwa keberadaan linmas semakin penting untuk menjaga wilayah desa masing-masing. "Linmas ini menjadi ujung tombak di lapangan untuk menangkal, meredam dan memberikan informasi kepada aparat terkait, bila mana terjadi indikasi gangguan keamanan maupun mendeteksi dini gejala dan fenomena penyakit masyarakat. Termasuk untuk mengetahui keberadaan orang asing yang masuk ke wilayah kami," kata dia.
Puluhan linmas yang tersebar di Rengasdengklok sudah diberikan pembekalan, baik secara keahlian fisik maupun intelektual untuk menjalankan tugasnya. "Mereka dibekali dengan pelatihan bela negara, baris berbaris, serta latihan rutin lainnya yang berfungsi untuk membantu tugas-tugas mereka," sambung pria itu lagi.
Diharapkan, dengan adanya keberadaan linmas, gejala apapun yang erat kaitannya dengan gangguan keamanan maupun penyakit masyarakat bisa diminimalisir. "Maka dari itu, sesuai dengan tupoksinya melindungi masyarakat, mereka memang bertugas untuk itu. Termasuk memberikan informasi sekecil apapun terhadap kejadian-kejadian yang bisa menimbulkan gangguan kamtibmas dan fenomena penyakit masyarakat terutama soal adanya isu banyak PSK baru yang mangkal disini. Diharapkan, kemampuan mereka bisa benar-benar digunakan dan dimaksimalkan," tandasnya lagi.
Kaitan dengan proses penindakan PSK baru tersebut maupun pegakan hukumnya, lanjut camat, semua diserahkan kepada pihak yang berwajib maupun institusi terkait. "Kita hanya berusaha mencegah dan melaporkan, terkait tindakan dan proses penindakan hukum itu sudah wilayahnya kepolisian ataupun Satuan Polisi Pamongpraja dan Dinas Sosial," ujarnya.
Dariah (42), warga Dusun Cikelor, Desa Amansari, mengaku khawatir prostitusi di wilayah Rengasdengklok semakin menjamur bahkan meluas. Terutama saat nanti setelah lebaran. “Saya melihat sudah banyak wanita yang berdandan menor yang sering nongkrong di warung remang-remang yang ada di Cikelor. Saya yakin itu orang baru, karena saya belum pernah meihat sebelumnya. Bahkan dandanannya juga sangat berbeda dengan wanita-wanita malam yang biasa ada ditempat tersebut. Saya harap aparat untuk segera melakukan penertiban, sebelum semuanya menjadi ramai," terang Dariah.
Bahkan, pemerhati sosial di Rengasdengklok, Kang Herman mengatakan, Karawang adalah tempat favorit bagi kaum urban. Karawang merupakan surganya kaum pendatang, baik dari para pencari kerja maupun sekedar menumpang hidup. Ini bisa dilihat dari geliat ekonomi yang terus tumbuh dan berkembang. Termasuk di dalamnya pertumbuhan prostitusi. "Jangan kalau sudah ramai dan susah dikendalikan baru bertindak, itu kan sama saja dengan menambah permasalahan sosial yang ada. Ditambah lagi dengan masalah sosial yang sudah menumpuk di Karawang ini,” kata Kang Herman.
Sementara itu Wahyu, Danru Pol PP Kecamatan Rengasdengklok, dirinya mengaku sudah menerima banyak laporan dari masyarakat sekitar Kecamatan Rengasdengklok. Mereka kebanyakan baru sebatas khawatir dan menduga-duga saja. "Kebenarannya belum kami temukan. Namun demikian kami beserta jajaran Polisi Pamong Praja yang ada di Kecamatan Rengasdengklok akan terus melakukan patroli dan pemantauan di titik-titik rawan. Kami juga tidak ingin kecolongan," jelasnya.
Wahyu juga mengatakan, walaupun kewenangan razia merupakan kewenangan pemkab, namun dirinya harus tetap sigap dan akan terus memantau serta terus melaporkan apapun bentuk penyakit masyarakat yang ada di Kecamatan Rengasdengklok, bukan hanya tuna susila, bahkan perjudian, dan narkoba pun akan ia pantau terus. “Apapun bentuk penyakit masyarakat pasti akan kita tindak dan akan kita laporkan, bahkan kami juga memantau masyarakat dari gerakan ISIS, karena kami tidak ingin kecolongan ada kejadian yang membahayakan warga Rengasdengklok,” pungkasnya dengan semangat.(fah)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template