Pentingnya Sumber Pangan Alternatif - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Pentingnya Sumber Pangan Alternatif

Pentingnya Sumber Pangan Alternatif

Written By Mang Raka on Rabu, 01 Juni 2016 | 14.30.00

BANYUSARI, RAKA - Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kabupaten Karawang melakukan sosialisasikan sumber pangan alternatif. Hal itu dilakukan guna memberikan pemahaman akan pentingnya ketahanan pangan di suatu daerah. Adapun yang menjadi peserta dalam kegiatan tersebut adalah kepala desa, ibu–ibu PKK, Kepala-kepala UPTD yang ada di lingkungan Banyusari, termasuk masyarakat dan para petani. "Ketahanan pangan adalah hal yang paling strategis bagi suatu negara, karena pangan adalah hal terpenting bagi kehidupan manusia," ujar Kepala BKP Kabupaten Karawang, Drs H.Abdul Aziz. MS, saat mengisi acara, Selasa (31/5).
Dia menyampaikan, pentingnya ketahanan pangan tersebut ditegaskan pemerintah dengan undang-undang nomor 18 tahun 2012, tentang pangan. Didalamnya disebutkan, bahwa ketahanan pangan adalah kondisi pemenuhan kebutuhan pangan bagi rumah tangga yang tercermin dari ketersediaan pangan yang cukup, baik dari jumlah dan mutunya, aman, merata dan terjangkau. "Sosialisasi ini perlu dilakukan di setiap daerah agar warga mengetahui sumber bahan pangan alternatif, selain padi, yang mengandung karbohidrat," ujarnya.
Acara tersebut diisi oleh Drs Sopandi dan Darwanto Adi.S Pd MM, sebagai narasumber, disampaikan, bahwa jagung adalah salah satu sumber karbohidrat, karenanya di Indonesia untuk wilayah Madura dan Nusa Tenggra Timur merupakan makanan pokok. Jagung yang memiliki rasa sedikit manis, hingga membuat banyak orang menyukainya, selain itu tambah dia, Jagung memiliki kandungan Asam Folat dan serat yang baik untuk tubuh, jagung juga menjadi alternatif sumber pangan di Amerika Serikat. "Bagi Masyarakat Madura dan NTT, Jagung menjadi bahan makanan pokok, selain itu juga singgkong bisa di jadikan sumber bahan makan pokok, dan merupakan tanaman populer di seluruh dunia  khususnya bagi daerah tropis," ujarnya.
Ditambahkannya, di Indonesia singkong  memiliki arti ekonomi terpenting jika dibandingkan dengan jenis umbi-umbian yang lain, akar tanaman ini  dapat menjadi makanan yang disajikan dengan berbagai olahan, seperti digoreng atau direbus. "Masyarakat harus mengetahui dan memahami bahwa sumber pangan alternatif sangat penting bagi kehidupan," jelasnya. (zie)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template